Iran Dukung Solusi Politik untuk Selesaikan Krisis Ukraina
-
Amir-Abdollahian dan Stefania Craxi di Roma
Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian Senin (11/7/2022) di pertemuannya dengan Ketua Komisi Luar Negeri dan Migrasi di Senat Italia, Stefania Craxi di Roma, menekankan dukungan Tehran atas solusi politik untuk menyelesaikan krisis Ukraina.
Republik Islam Iran sejak awal krisis Ukraina menyatakan sikap tegasnya terkait pentingnya penyelesaian damai friksi berdasarkan hukum internasional dan menyeru seluruh pihak untuk menghormati isi piagam PBB dan hukum internasional.
Menurut laporan Iran Press, Amir-Abdollahian di pertemuan ini mengingatkan, Iran mendukung dialog dan solusi politik untuk menyelesaikan krisis Ukraina, dan seraya menekankan pengiriman bantuan kemanusiaan kepada rakyat negara ini, ia mengadakan pembicaraan dengan pihak berwenang Ukraina dan Rusia.
Menlu Iran seraya menyebut konstruktif dan bermanfaat perundingannya dengan menlu Italia serta pertemuan dengan pengusaha, aktivis ekonomi dan investor Italia, menambahkan, di antara masalah yang dibicarakan dengan menlu Itala adalah mengaktifkan diplomasi parlemen berdasarkan protokol yang disepakati tahun 2000 terkait kerja sama parlemen kedua negara.
Menyinggung perundingan pembatalan sanksi, Amir-Abdollahian mengatakan, Republik Islam Iran selama beberapa bulan terakhir telah mengajukan prakarsa dan berusaha keras untuk meraih sebuah kesepakatan yang baik dan stabil, dan berharap pejabat Amerika bersikap realistis serta membantu tercapainya kesepakatan.
Sementara itu, Stefania Craxi di pertemuan ini seraya mengavaluasi transformasi internasional saat ini menyinggung dampak negatif krisis Ukraina khususnya di bidang kelangkaan energi dan makanan yang mengancam berbagai negara dunia termasuk wilayah Asia Barat dan Afrika.
Lebih lanjut ia menyebut penting sikap Iran terkait krisis Ukraina dan perundingan pencabutan sanksi, serta berharap komunitas internasional mengalami kondisi yang lebih stabil.
Hubungan antara Republik Islam Iran dan Italia memiliki dasar sejarah, budaya dan peradaban yang kaya, yang penting dalam mempromosikan hubungan bilateral di masa lalu. Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan diplomatik antara Iran dan Italia selalu terjalin dan para pihak dianggap sebagai mitra yang dapat diandalkan satu sama lain.
Hossein Amir-Abdollahian bersama rombongan hari Senin tiba di Italia atas undangan sejawatnya dari negara ini, Luigi Di Maio untuk bertemu dan berunding dengan pejabat negara ini serta Vatikan.
Sebelum bertolak ke Italia, Amir-Abdollahian menyatakan, selama kunjungan ini dirinya akan bertemu dengan pejabat Italia membicarakan isu-isu bilateral dan regional. (MF)