Araghchi: Ada Banyak Kesepahaman dengan AS di Sebagian Besar Masalah
https://parstoday.ir/id/news/world-i186142-araghchi_ada_banyak_kesepahaman_dengan_as_di_sebagian_besar_masalah
ParsToday – Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menyatakan bahwa kesepahaman telah tercapai pada sebagian besar elemen yang membentuk kesepakatan dengan Amerika Serikat.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Feb 27, 2026 13:19 Asia/Jakarta
  • Sayid Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran
    Sayid Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran

ParsToday – Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menyatakan bahwa kesepahaman telah tercapai pada sebagian besar elemen yang membentuk kesepakatan dengan Amerika Serikat.

Melaporkan dari IRNA, Jumat, 27 Februari 2026, Sayid Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, setelah putaran ketiga negosiasi nuklir Iran-AS di Jenewa mengatakan bahwa dalam putaran ini, kedua pihak membahas elemen-elemen yang dapat membentuk sebuah kesepakatan. Kesepahaman tercapai pada sebagian besar elemen tersebut.

Araghchi menambahkan bahwa bagaimana elemen-elemen ini akan ditangani memerlukan pembahasan lebih rinci. Oleh karena itu, para pakar Iran akan bertemu dengan IAEA pada Senin pekan depan untuk membahas aspek teknis tertentu. Setelah aspek-aspek ini jelas, keputusan dapat diambil dalam pertemuan politik selanjutnya.

Vance: AS Lebih Pilih Opsi Diplomatik dengan Iran

Wakil Presiden AS, J.D. Vance, menyatakan pemerintahannya lebih memilih opsi diplomatik dalam menangani Iran. Dalam wawancara dengan Washington Post, ia menegaskan tidak ada kemungkinan AS terlibat dalam perang jangka panjang di Timur Tengah.

Pakistan Peringatkan Afganistan: Tidak Ada Kompromi soal Kedaulatan

Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari, mengkritik pendekatan Afganistan yang dianggapnya membiarkan teroris menggunakan wilayahnya untuk menyerang Pakistan. Ia memperingatkan respons militer akan terus berlanjut dan Islamabad tidak akan pernah berkompromi soal perdamaian dan integritas teritorial.

Zardari menegaskan rakyat dan angkatan bersenjata Pakistan berdiri seperti tembok baja melindungi tanah air. Tidak ada yang boleh salah sangka bahwa Pakistan akan terintimidasi oleh tekanan atau ancaman.

Hamas: Serangan Berkelanjutan di Gaza Bukti Pengabaian Mediator

Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, menegaskan bahwa pemboman berkelanjutan di Jalur Gaza adalah pengabaian terang-terangan terhadap upaya mediator dan pengabaian terhadap Dewan Perdamaian. Rezim Zionis terus melanjutkan perang genosida terhadap bangsa Palestina. Yang berubah hanyalah bentuk dan metode, menunjukkan bahwa pernyataan negara-negara penjamin tentang penghentian perang tidak memiliki landasan nyata di lapangan.

Lavrov: Moskow Tidak Tetapkan Tenggat Waktu untuk Akhiri Perang dengan Ukraina

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, menyatakan Moskow tidak menetapkan tenggat waktu untuk mengakhiri konflik dengan Ukraina. Masih ada tantangan yang harus ditangani. Menanggapi pernyataan pejabat AS tentang keinginan Washington mengakhiri konflik dalam sebulan, Lavrov menegaskan Rusia tidak memiliki tenggat waktu.(sl)