Pezeshkian: Pengalaman Negosiasi dengan AS Ajarkan Kami Waspada Penuh
https://parstoday.ir/id/news/iran-i190328-pezeshkian_pengalaman_negosiasi_dengan_as_ajarkan_kami_waspada_penuh
Pars Today - Presiden Iran, seraya menekankan bahwa Teheran telah menunjukkan komitmennya terhadap kerangka kerja hukum internasional dalam praktiknya, mengatakan: "Rekam jejak dan pengalaman bernegosiasi dengan Amerika memberi kami pelajaran untuk melakukan kehati-hatian yang maksimal."
(last modified 2026-05-23T15:08:57+00:00 )
May 23, 2026 22:07 Asia/Jakarta
  • Perzeshkian-Munir
    Perzeshkian-Munir

Pars Today - Presiden Iran, seraya menekankan bahwa Teheran telah menunjukkan komitmennya terhadap kerangka kerja hukum internasional dalam praktiknya, mengatakan: "Rekam jejak dan pengalaman bernegosiasi dengan Amerika memberi kami pelajaran untuk melakukan kehati-hatian yang maksimal."

Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita IRIB, Masoud Pezeshkian, Presiden Iran, dalam pertemuannya dengan Asim Munir, Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan, seraya berterima kasih atas upayanya dan upaya pemerintahnya untuk stabilitas dan keamanan kawasan, menyatakan: "Rakyat dan pejabat Pakistan adalah saudara-saudara kami, dan kami memiliki rasa hormat yang tulus kepada Anda. Kami umat Islam adalah satu kesatuan tubuh, dan tidak ada pilihan selain persatuan. Kami harus berusaha, dengan kerja sama, untuk meningkatkan kondisi kami sendiri dan semua umat Islam di dunia."

 

Ia menambahkan: "Keyakinan tulus saya adalah bahwa kita harus mengejar persatuan dan kohesi dunia Islam melalui solusi-solusi praktis, dan semakin memperkuat serta memperluas interaksi ekonomi, sosial, politik, dan budaya di antara kita. Meningkatkan tingkat kerja sama antara rakyat negara-negara Islam adalah faktor terpenting dalam mewujudkan dan memperkuat persatuan praktis dan menghilangkan segala potensi perbedaan dan konflik di antara mereka."

 

Pezeshkian di bagian lain pidatonya, seraya menekankan bahwa Republik Islam Iran telah menunjukkan komitmennya terhadap kerangka kerja hukum internasional dalam praktiknya, mengatakan: "Kami hanya berusaha menegakkan hak-hak sah dan hukum bangsa kami sendiri, tetapi rekam jejak dan pengalaman bernegosiasi dengan Amerika memberi kami pelajaran untuk melakukan kehati-hatian yang maksimal."

 

Ia, seraya menekankan bahwa perang tidak pernah membawa keuntungan bagi siapa pun, mencatat: "Amerika Serikat tidak akan menjadi pemenang dalam konflik ini, dan negara-negara kawasan dan duniakalah yang akan menderita kerugian serius. Rezim Zionis adalah satu-satunya pihak yang berusaha memenuhi kepentingannya di kawasan melalui perang." (MF)