Abdollahian: Iran Tidak Mengirim Senjata kepada Pihak yang berkonflik di Ukraina
Menteri Luar Negeri Iran mengumumkan posisi Republik Islam dalam menentang pengiriman senjata kepada pihak mana pun yang terlibat dalam perang di Ukraina.
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian dalam pertemuan dengan Deputi Menteri Luar Negeri Polandia Pawel Jablonski di Tehran hari Minggu (9/10/2022) menyinggung masalah konflik Ukraina, dengan mengatakan bahwa Republik Islam Iran tudak menyediakan senjata apa pun untuk digunakan dalam perang di Ukraina.
Amir Abdollahian juga menyambut baik pengaktifan hubungan antara Iran dan Polandia di berbagai bidang, dan menekankan tudak adanya pembatasan dalam mempromosikan hubungan antara Iran dan Polandia dan penggunaan kapasitas yang ada untuk pengembangan hubungan bilateral.
Sementara itu, Deputi Menteri Luar Negeri Polandia, Pawel Jablonski dalam pertemuan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran karena telah menjelaskan pandangan Iran tentang isu-isu yang menjadi kepentingan kedua negara, dan menjelaskan pandangan Polandia tentang berbagai isu, termasuk hubungan bilateral dan regional penting serta isu-isu internasional.
Iran dan Polandia memiliki hubungan sejarah yang panjang dan hubungan ini terus berlanjut, meskipun terjadi pasang surut.
Setelah kemenangan Revolusi Islam di Iran, pemerintah sosialis Polandia adalah salah satu negara pertama yang mengakui Republik Islam Iran.
Dalam beberapa dekade terakhir, hubungan kedua negara telah terjalin melalui konsultasi dan kerja sama politik dengan pertukaran delegasi pejabat tinggi, anggota parlemen, menteri dan wakil menteri.
Kerja sama antara Republik Islam Iran dan Polandia berlanjut melalui konsultasi politik, ekonomi dan budaya di tingkat menteri, delegasi ekonomi dan budaya dan terutama perwakilan dari kementerian luar negeri kedua negara.(PH)