Presiden Iran: 20 MoU akan Ditandatangani dengan Cina
Presiden Republik Islam Iran mengumumkan penandatanganan 20 nota kesepahaman di berbagai bidang antara Iran dan Cina.
Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi hari Senin (13/2/2023) sebelum berangkat dari Bandara Internasional Mehrabad Tehran ke Beijing, mengatakan, "Perjalanan ini akan dilakukan atas undangan Presiden Xi Jinping, negara sahabat Cina, dan selama perjalanan ini akan bahas implementasi dokumen strategis 25 tahun antara Iran dan Cina,".
Presiden Raisi melakukan perjalanan ke Beijing bersama delegasi pejabat tinggi politik dan ekonomi, dan atas undangan resmi dari mitranya dari Cina, Xi Jinping.
Ini adalah perjalanan ke luar negeri presiden Iran yang kesepuluh dalam satu setengah tahun terakhir.
"Cina dan Iran memiliki banyak kapasitas, dan sebagai dua negara indepeden memiliki kepentingan yang sama di kawasan dan dunia," ujar Raisi.
"Kita harus menyelesaikan masalah yang tertinggal dalam kaitannya dengan Cina," tegasnya.
"Untuk mengimbangi ketertinggalan ini, kemampuan kedua negara harus diketahui secara tepat, terutama dalam hal transaksi perdagangan dan ekonomi, dan itikad kuat kedua negara untuk mengembangkan dan meningkatkan taraf hubungan bilateral," papar Presiden Iran.
Iran, tutur Raisi, memiliki hubungan dengan Cina di berbagai bidang ekonomi, energi, dan moneter, dan berdasarkan ini, 20 nota kesepahaman akan ditandatangani oleh pejabat dan pejabat tinggi kedua negara di Beijing.(PH)