Nikzad: Selat Hormuz Tak Akan Kembali Seperti Sedia Kala
-
Wakil Ketua Majelis Syura Islam Iran, Ali Nikzad
Pars Today - Wakil Ketua Majelis Syura Islam Iran menyatakan bahwa Iran tidak akan pernah mengembalikan Selat Hormuz ke kondisi sebelumnya, karena itu adalah perintah Pemimpin Revolusi.
Melaporkan dari Pars Today, Minggu, 26 April 2026, Ali Nikzad dalam wawancara televisi mengatakan bahwa AS bahkan karena ketakutannya pun tidak membicarakan masalah Selat Hormuz. "AS mengatakan ingin menjadi mitra pengganti Oman, tetapi kami tidak akan pernah menerimanya," tegasnya.
Nikzad menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah mengembalikan Selat Hormuz ke kondisi sebelumnya. "Ini adalah perintah Panglima Tertinggi. Pemimpin Revolusi dalam arahan pertamanya menyatakan bahwa tempat-tempat lain harus diidentifikasi dan dikelola seperti halnya selat ini."
Ia melanjutkan bahwa ini adalah salah satu karunia ilahi selama perang, bahwa mereka baru menyadari bahwa dengan menguasai Selat Hormuz dan Bab Al-Mandab, 25 persen ekonomi dunia dapat dipengaruhi.
"Kini Trump dan Netanyahu meronta, karena mereka terperangkap dalam kesulitan," pungkasnya.
Nikzad tidak berbasa-basi. Selat Hormuz tidak akan kembali ke kondisi sebelum perang, itu adalah kebijakan tetap, didasarkan pada perintah langsung Pemimpin Tertinggi.
Pernyataan ini bukan sekadar ancaman. Ini adalah pengumuman bahwa Iran telah menemukan kekuatan strategisnya: dengan mengendalikan dua selat vital, mereka dapat mempengaruhi seperempat ekonomi global.(sl)