Pezeshkian: Tak Ada Tekanan yang Mampu Melumpuhkan Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i188976-pezeshkian_tak_ada_tekanan_yang_mampu_melumpuhkan_iran
Pars Today - Presiden Iran menegaskan bahwa pertama-tama harus terbentuk keyakinan di benak para manajer bahwa negara akan dijalankan dengan martabat dan kehormatan, dan tidak ada tekanan yang mampu melumpuhkan Iran. Ketika keyakinan ini terbentuk, solusi untuk setiap tantangan dan masalah akan ditemukan.
(last modified 2026-04-26T08:59:01+00:00 )
Apr 26, 2026 15:56 Asia/Jakarta
  • Masoud Pezeshkian, Presiden Iran
    Masoud Pezeshkian, Presiden Iran

Pars Today - Presiden Iran menegaskan bahwa pertama-tama harus terbentuk keyakinan di benak para manajer bahwa negara akan dijalankan dengan martabat dan kehormatan, dan tidak ada tekanan yang mampu melumpuhkan Iran. Ketika keyakinan ini terbentuk, solusi untuk setiap tantangan dan masalah akan ditemukan.

Melaporkan dari Pars Today, Minggu, 26 April 2026, Masoud Pezeshkian dalam pertemuan dengan para gubernur seluruh Iran, Sabtu (25/4), menyatakan bahwa kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah dalam masa kritis ini adalah kebanggaan tersendiri. Berdasarkan survei yang dilakukan, hampir 80 persen rakyat menyatakan puas dengan langkah-langkah yang diambil pemerintah selama periode ini. "Tingkat kepercayaan dan solidaritas ini adalah kehormatan besar bagi tim manajerial negara," ujarnya.

Kecaman atas Kebiadaban AS-Zionis

Pezeshkian melanjutkan dengan mengutuk tindakan kriminal AS dan rezim Zionis, menggambarkan perilaku mereka sebagai kontradiksi nyata antara klaim dan tindakan para pengaku pembela hak asasi manusia.

"Mereka yang dengan terang-terangan melakukan teror terhadap pejabat, ilmuwan, rakyat tak berdosa, pelajar, dan warga negara kita, serta negara-negara kawasan, adalah orang-orang yang sama yang mengaku membela demokrasi, kemanusiaan, dan hukum internasional. Dengan penuh ketidakmaluan, mereka menuduh bangsa Iran sebagai teroris. Situasi ini adalah bencana besar dalam tatanan dunia saat ini," tegasnya.

Persatuan Langka sebagai Modal Utama

Dalam bagian lain pidatonya, Pezeshkian menekankan kohesi luar biasa bangsa Iran. "Rakyat Iran telah menunjukkan bahwa mereka tidak akan menundukkan kepala di hadapan arogansi, ancaman, dan teror. Saat ini, Iran dengan 90 juta penduduknya, dari berbagai etnis, selera, bahasa, profesi, akademisi, pemuda, ulama, pedagang, dan elit, berdiri dengan satu suara dan satu hati melawan musuh. Persatuan nasional ini adalah modal terbesar negara," katanya.

Keyakinan pada Persatuan Dunia Islam

Di akhir pidatonya, Pezeshkian menegaskan keyakinannya pada persatuan dunia Islam. "Semua negara Islam adalah saudara dan saudari kita. Ini bukan sekadar posisi politik atau slogan di masa perang, tetapi keyakinan yang mendalam. Jika umat Islam bersatu, mereka dapat mengubah ekonomi, industri, dan masa depan kawasan menjadi kekuatan global yang besar," pungkasnya.

Pezeshkian tidak hanya berbicara tentang ketahanan; ia mendeklarasikannya sebagai fakta yang didukung oleh angka: 80 persen kepuasan publik dalam masa perang bukanlah pencapaian kecil. Ini adalah bukti bahwa propaganda asing untuk memecah belah gagal total.(sl)