Presiden Iran Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Universitas Peking
Rektor Universitas Peking menganugerahi Presiden Republik Islam Iran, Sayid Ebrahim Raisi gelar Profesor Honoris causa atau profesor kehormatan.
Pada hari kedua kunjungannya ke Cina, presiden Republik Islam Iran menghadiri pertemuan di Universitas Peking.
Pada acara kedatangan Sayid Ebrahim Raisi ke Universitas Peking, para mahasiswa menyambutnya dengan membaca puisi Persia.
Penganugerahan gelar Profesor Honoris Causa dari Universitas Peking kepada Presiden Republik Islam Iran, Sayid Ebrahim Raisi hari Rabu (15/2/2023) dihadiri oleh rektor, para profesor dan mahasiswa universitas ternama Cina itu.
Rektor Universitas Peking menyampaikan kepuasan atas kehadiran Presiden Republik Islam Iran dan delegasi yang menyertainya di Cina, dengan mengatakan, "Dengan spirit memberikan layanan dan langkah-langkah untuk memperkuat dan mengembangkan hubungan antara Ira dan Cina, serta menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan dan dunia, universitas menganugerahkan gelar Profesor Kehormatan ini,".
"Penagerahan gelar Profesor Kehormatan diberikan kepada Presiden Republik Islam Iran setelah mendapat persetujuan Dewan Ilmiah Universitas Peking," ujar Rektor Universitas Peking.
Selain pemberian gelar profesor kehormatan, juga dilakukan penganugerahan penghargaan kepada para profesor terkemuka Cina universitas dalam pengajaran bahasa dan sastra Persia.
Universitas Peking didirikan sebagai Universitas Nasional Cina pertama pada tahun 1898.(PH)