Raisi: Keamanan Irak Penting bagi Iran
Presiden Republik Islam Iran menyatakan bahwa Iran tidak akan mentolelir ancaman dari manapun, termasuk dari negara tetangga, dan Iran mendukung upaya pemerintah Irak untuk rekonstruksi ekonomi dan militer negara ini.
Republik Islam Iran selalu menegaskan tidak akan mentolerir tindakan kelompok teroris dan separatis yang melanggar kedaulatan dan keamanan Iran dari wilayah Kurdistan Irak. Sejauh ini Iran telah menanggapi tindakan tersebut dengan melancarkan serangan terhadap pusat-pusat teroris di wilayah Kurdistan Irak.
Sayid Ebrahim Raisi, Presiden Republik Islam Iran dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Irak Thabet Mohammad Saeed Reza Al-Abasi di Tehran hari Minggu (26/2/2023) menggambarkan perbatasan kedua negara sebagai perbatasan persahabatan dan kerja sama.
"Republik Islam Iran memandang keamanan Irak sebagai keamanannya sendiri dan penting untuk memperkuat stabilitas dan dukungan keamanan di negara ini," ujar Raisi.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Irak Thabet Mohammad Saeed Reza al-Abasi dalam pertemuan ini menyampaikan penghargaannya atas dukungan penuh Iran kepada bangsa Irak selama invasi asing dan operasi penumpasan teroris Daesh di negaranya.
Baghdad tidak akan membiarkan elemen oportunistik mengancam keamanan perbatasan dan wilayah kedua negara.
Menyinggung dukungan yang diberikan oleh Republik Islam Iran kepada pemerintah dan bangsa Irak di masa-masa sulit, Menteri Pertahanan Irak menyerukan kelanjutan dukungan tersebut dalam rekonstruksi negaranya.(PH)