Iran dan Cina Perluas Hubungan Perdagangan
Ketua Kamar Dagang Gabungan Iran dan Cina menyatakan bahwa Iran dan Cina telah menandatangani banyak perjanjian tentang pengembangan hubungan, yang menunjukkan itikad serius pemerintah untuk menghilangkan hambatan dan mengembangkan perdagangan dan ekonomi kedua negara.
Selama beberapa tahun terakhir, Iran dan Cina telah memperluas hubungan mereka di tiga tingkat makro yaitu: politik-ekonomi, keamanan-pertahanan, dan geopolitik-strategis, dan penandatanganan dokumen strategis 25 tahun merupakan langkah penting menuju penyelesaian proses ini.
Majidreza Hariri, Ketua Kamar Dagang Gabungan Iran-Cina, dalam perbincangan tentang hubungan Iran dan Cina hari Jumat (7/4/2023) mengungkapkan pelaksanaan perjanjian yang ditandatangani kedua pihak dengan mengatakan, "Pada akhir tahun musim semi ini (1402H) empat Kantor perwakilan Iran akan didirikan di Cina,".
Menyinggung proyek yang dikenal sebagai kebangkitan Jalur Sutra, Kepala Kamar Dagang Gabungan Iran dan Cina menyatakan bahwa proyek ini untuk menghubungkan timur ke barat di antara empat rute, salah satunya melewati Iran.
Direktorat Bea Cukai Cina melaporkan, Iran dan Cina telah menandatangani banyak perjanjian untuk mengembangkan hubungan, dan menghilangkan hambatan dalam peningkatan hubungan perdagangan dan ekonomi kedua negara.
Ekspor Cina ke Iran pada bulan Januari hingga Desember 2022 meningkat sebesar 14 persen mencapai 9,440 miliar dolar. Sedangkan impor Cina dari Iran pada tahun 2022 mengalami penurunan 2 persen sebesar 6, 502 miliar dolar pada tahun 2021 menjadi 6, 355 juta dolar tahun ini.(PH)