Jenderal Iran Tuntut Penghentian Pembunuhan Rakyat Yaman
Komandan Pangkalan Pertahanan Udara Khatamul Anbiya Militer Republik Islam Iran mengatakan, Arab Saudi harus mengakhiri pembantaian terhadap rakyat Yaman.
Brigadir Jenderal Farzad Esmaili mengungkapkan hal itu pada Minggu (14/2/2016) ketika menyinggung pentingnya bagi semua negara untuk tidak menginjak-injak hak sebuah bangsa.
Ia menambahkan, Arab Saudi harus berpikir untuk menghentikan penumpahan darah dan pembunuhan terhadap anak-anak di Yaman ketimbang berpikir untuk mengirim pasukan darat ke Suriah.
"Suriah adalah sebuah negara besar dan Islam yang memiliki pemerintah dan bangsa yang resisten, di mana sekitar lima tahun telah berperang melawan para teroris. Kehadiran di Suriah tanpa koordinasi dengan pemerintah negara ini, tidak akan membawa apapun kecuali kekalahan," kata Esmaili seperti dikutip IRINN.
Komandan Pangkalan Pertahanan Udara Khatamul Anbiya lebih lanjut menyinggung ancaman terhadap Karbala dan Najaf di Irak.
"Karbala dan Najaf adalah garis merah Republik Islam Iran. Melindungi kedua tempat tersebut adalah kewajiban agama semua umat Islam," pungkasnya. (RA)