Jika AS Langgar JCPOA, Iran akan Membalas
Anggota parlemen Republik Islam Iran menyatakan Tehran akan menindak tegas pelanggaran yang dilakukan AS, jika Washington tidak mematuhi komitmennya terhadap JCPOA.
Ali Bakhtiar dalam sidang terbuka parlemen Iran hari Kamis (28/7) menilai Iran belum memperolah manfaat signifikan dari kesepakatan nuklir, JCPOA.
"Berdasarkan penegasan Pemimpin Besar Revolusi Islam bahwa kita memutuskan untuk menjalankan JCPOA, tapi jika pihak lawan hendak melanggarnya, tentu saja Republik Islam tidak akan menjalankan JCPOA," ujar anggota parlemen Iran mewakili rakyat Golpaygan, Esfahan itu.
"JCPOA adalah kontrak internasional yang menjadi sebuah dokumen yang disahkan Dewan Keamanan [PBB]. Oleh karena itu, semua pihak harus mematuhinya. Jika sebuah negara seperti AS hendak melanggarnya, maka hal itu bertentangan dengan spirit JCPOA," tegasnya. (PH)