Mayjen Bagheri: Jika Keamanan Iran Terancam, Maka Seluruh Kawasan Tak akan Aman
Feb 20, 2025 09:51 Asia/Jakarta
-
Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran, Mayjen Mohammad Bagheri
Parstoday – Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran mengatakan, jika keamanan Iran terancam, maka seluruh kawasan Asia Barat, para pemicu ketidakamanan, dan para pendukungnya, tidak akan pernah merasakan keamanan.
Hal ini disampaikan Mayjen Mohammad Bagheri, Rabu (19/2/2025) petang di sela-sela tahap akhir manuver militer Nabi Besar SAW ke-19, Angkatan Darat, Korps Garda Revolusi Islam Iran, IRGC.
Ia menuturkan, “Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, berada di puncak kesiapan, dan jika musuh bertindak ceroboh, maka Rezim Zionis, dan semua yang terlibat dalam mempersenjatai serta merencanakan operasi-operasi rezim itu, tidak akan pernah merasakan ketenangan.”
Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran, menegaskan, “Pertahanan Udara Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, berada pada puncak kesiapan penuh untuk menyerang, dan produksi rudal dengan kualitas serta kuantitas sangat tinggi terus dilakukan tanpa henti.”
Mayjen Bagheri melanjutkan, “Senjata, dukungan, dan bantuan Amerika Serikat, terhadap kejahatan Rezim Zionis perampok dan pembunuh anak ini, dan ancaman terhadap Iran, oleh rezim ini, bukan hal yang baru.”
Ia menambahkan, “Kemunafikan AS, dalam mempersenjatai rezim pembunuh anak untuk melancarkan genosida di Gaza, telah mengungkap substansi busuk mereka lebih dari sebelumnya.”
Pada saat yang sama, Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran menyinggung perencanaan luas untuk menggunakan Kendaraan Udara Tak Berawak Mikro (MAV), dan drone-drone kamikaze di berbagai unit Angkatan Bersenjata Iran.
Tahap kedua manuver militer Nabi Besar SAW ke-19 Angkatan Darat IRGC, yang merupakan manuver militer operasional terbesar AD IRGC, dimulai hari Selasa lalu di barat daya Iran.
Dalam manuver militer ini, selain dilakukan uji coba metode-metode dan taktik tempur baru, juga evaluasi terhadap persenjataan dan peralatan yang baru bergabung ke berbagai unit IRGC, di medan tempur nyata.
Beberapa unit drone Mohajer 10, bargabung dalam manuver militer Angkatan Darat IRGC, dan rudal-rudal Qaem 118, serta drone penghancur peluru, dipamerkan. (HS)