Angkatan Bersenjata Yaman Paksa 8 Kapal Tanker Minyak Saudi Ubah Rute
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman mengatakan: Menyusul peningkatan pembatasan maritim terhadap kapal-kapal tanker minyak Arab Saudi, 8 kapal tanker Saudi terpaksa mengubah rute mereka menuju Tanjung Harapan.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip kantor berita IRIB, Yahya Saree, juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, dalam sebuah pernyataan mengatakan: Operasi pengepungan terhadap Arab Saudi akan terus berlanjut, dan kapal-kapal negara ini akan menjadi sasaran di setiap lokasi yang memungkinkan.
Yahya Saree juga mengapresiasi kehadiran jutaan rakyat Yaman dalam mendukung persamaan "pengepungan dibalas dengan pengepungan", serta menegaskan: Angkatan Bersenjata Yaman tidak akan menyia-nyiakan upaya apa pun untuk mengakhiri pengepungan terhadap rakyat Yaman dan merebut kembali hak-hak mereka.
Kementerian Luar Negeri Yaman juga dalam sebuah pernyataan menyebut bahwa Arab Saudi berada dalam kebuntuan bersejarah, serta meminta negara-negara kawasan untuk menghindari ikut serta dalam kebijakan-kebijakan Riyadh.
Dalam pernyataan tersebut disebutkan: Perlawanan Yaman terhadap Arab Saudi dilakukan dengan tujuan mengakhiri pengepungan dan memenuhi hak-hak rakyat Yaman.