Laksamana Sayyari: Revolusi Islam Iran Hancurkan Hegemoni Boneka Amerika
Kepala Staf dan Wakil Koordinator Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mengatakan, "Revolusi Islam, bersama dengan bangsa Iran, mempermalukan Amerika dan menghancurkan hegemoni boneka dari arogansi global."
Tehran, Parstoday- Laksamana Muda Habibollah Sayyari, Kepala Staf dan Wakil Koordinator Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran dalam peringatan Syuhada Zona Bebas Anzali di Iran utara menyinggung peran Revolusi Islam dalam mengakhiri hegemoni arogansi global di kawasan, dengan mengatakan,"Sejak awal kemenangan Revolusi Islam di Iran, sanksi paling kejam telah dikenakan kepada kami, tetapi revolusi ini tidak tunduk pada dukungan rakyat; mereka bangkit, membela diri, memberikan darah, masa muda, dan harta benda mereka, tetapi mereka tetap setia kepada provinsi sehingga revolusi dapat bertahan."
Laksamana Habibollah Sayyari menegaskan bahwa Revolusi Islam, bersama dengan bangsa Iran, telah mempermalukan Amerika dan menghancurkan hegemoni palsu arogansi global.
"Amerika dan arogansinya telah merancang dan menerapkan berbagai metode untuk menghancurkan simpati rakyat dan meruntuhkan kemerdekaan Revolusi Islam, termasuk memicu perbedaan etnis dan agama untuk membunuh tokoh-tokoh, memaksakan perang delapan tahun, invasi budaya, serangan malam dan NATO budaya, perang lunak dan kognitif untuk menargetkan perasaan kaum muda dan memicu keputusasaan, serta perang ekonomi, tetapi mereka tidak berhasil," ujarnya.
Wakil Koordinator Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran menekankan,"Kebanggaan kita adalah bahwa setelah Revolusi Islam, bahkan secuil pun integritas teritorial negara tidak berkurang,"
"Jika kita memiliki otoritas hari ini, itu berkat darah syuhada; kita berterima kasih kepada keluarga syuhada dan kita tidak akan pernah mundur dari revolusi dan darah yang telah ditumpahkan," tegasnya.(PH)