Apa yang Terjadi di balik Penampilan Militer Israel?
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i184490-apa_yang_terjadi_di_balik_penampilan_militer_israel
Pars Today – Serangkaian data yang luas menunjukkan bahwa militer rezim Zionis menghadapi tantangan serius.
(last modified 2026-01-22T13:08:25+00:00 )
Jan 22, 2026 18:44 Asia/Jakarta
  • Netanyahu dan tentara Israel
    Netanyahu dan tentara Israel

Pars Today – Serangkaian data yang luas menunjukkan bahwa militer rezim Zionis menghadapi tantangan serius.

Menurut laporan IRNA, kumpulan luas data, laporan keamanan, dan pengakuan para pejabat senior Israel menunjukkan bahwa militer rezim Zionis sedang menghadapi krisis sumber daya manusia terdalam sepanjang sejarahnya. Krisis ini merupakan gabungan dari kekurangan komandan, pengunduran diri para perwira, menurunnya motivasi, kelelahan psikologis, krisis pasukan cadangan, serta perpecahan sosial terkait dinas militer.

 

Situasi ini tidak lagi sekadar masalah administratif atau tantangan sementara, melainkan merupakan tanda dari erosi struktural bertahap atas fondasi yang selama ini menjadi dasar berdirinya militer Israel. Krisis tersebut tidak hanya berdimensi militer, tetapi juga mencerminkan persoalan sosial, ekonomi, politik, dan psikologis yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat Israel, sehingga menyebabkan militer menghadapi krisis baik di tingkat domestik maupun internasional.

 

Kekurangan personel di tingkat perwira dan krisis komando

 

Salah satu tanda paling utama dari krisis ini adalah kekurangan signifikan perwira pada tingkat menengah dan atas dalam struktur komando militer rezim tersebut. Laporan-laporan rahasia yang baru-baru ini dipublikasikan di media berbahasa Ibrani menunjukkan bahwa militer Israel menghadapi kekurangan sekitar 1.300 perwira menengah dan lebih dari 300 komandan tingkat tinggi; lapisan yang dalam militer Israel berperan sebagai tulang punggung operasi-operasi darat.

 

Bersamaan dengan kekurangan para komandan dan perwira ini, banyak pasukan cadangan rezim Zionis telah menyatakan bahwa mereka tidak berniat kembali bertugas di militer. Sebagian besar keluarga mereka juga menghadapi tekanan psikologis, ekonomi, dan sosial yang berat.

 

Kesenjangan sosial dan krisis dinas militer kaum Haredi

 

Di samping krisis militer dan psikologis, kesenjangan sosial terkait pembebasan kaum Haredi dari kewajiban dinas militer telah berubah menjadi salah satu faktor terpenting yang memicu ketidakpercayaan dan ketidakpuasan. Bagi kalangan sekuler, persoalan keadilan dalam kewajiban dinas militer telah menjadi masalah mendasar. Seiring meningkatnya tekanan akibat perang-perang terbaru, sensitivitas terhadap isu ini pun semakin meningkat.

 

Perang Gaza; akselerator krisis militer rezim Zionis

 

Perang Gaza lebih dari faktor mana pun telah mempercepat krisis militer rezim Zionis. Tingginya korban, kelelahan jangka panjang pasukan, kegagalan intelijen, ketidakmampuan mencapai target-target yang diumumkan, serta tekanan internal dan eksternal yang belum pernah terjadi sebelumnya, telah menempatkan militer pada posisi di mana citra “tentara tak terkalahkan” runtuh. Perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa minggu, telah berubah menjadi konflik berat dan menguras tenaga.

 

Dampak strategis krisis terhadap keamanan dan masa depan Israel

 

Runtuhnya kepercayaan terhadap militer rezim Zionis dapat berubah menjadi sebuah siklus terbalik, di mana setiap kelemahan di medan operasi memperdalam kesenjangan sosial dan tekanan psikologis terhadap pasukan, dan sebaliknya. Kelanjutan siklus ini akan meningkatkan kemungkinan runtuhnya kemampuan militer Israel dalam beberapa tahun mendatang. Berlanjutnya krisis ini dapat menimbulkan berbagai konsekuensi serius bagi keamanan rezim Zionis.

 

Apa yang terlihat saat ini di tubuh militer Israel bukanlah sekadar krisis manajerial sederhana, melainkan tanda dari keruntuhan sosial, organisasi, dan politik yang mendalam—yang oleh banyak pakar disebut sebagai “krisis eksistensial”. (MF)