Pengguna X Iran: Pawai Akbar 22 Bahman Guncang Kalkulasi Zionis-AS
-
Peserta Pawai Akbar 22 Bahman di Iran
ParsToday – Para pengguna media sosial X, melalui berbagai unggahan dan komentar dalam peringatan kemenangan Revolusi Islam Iran, menegaskan bahwa kehadiran luar biasa masyarakat dalam pawai 22 Bahman menjadi cap pengesahan atas keruntuhan perhitungan musuh-musuh Iran.
Menurut laporan ParsToday, Jumat, 13 Februari 2026, pengguna Iran di platform X menilai pawai akbar 22 Bahman pada peringatan ke-47 Revolusi Islam sebagai jawaban telak terhadap para pembenci Republik Islam, terutama Amerika Serikat dan rezim Zionis.
Seorang pengguna dengan nama Arman menulis, "Dalam medan perang hibrida musuh terhadap Iran, kehadiran rakyat berarti keruntuhan perhitungan musuh. Amerika dan rezim Zionis, jika masih memiliki kerakusan terhadap bangsa ini, telah dijawab di jalan-jalan pada pawai 22 Bahman."
Yas mengatakan, "Dunia menyaksikan bahwa kami berdiri dengan penuh kehormatan di pihak Revolusi Islam dan mewujudkan pawai 22 Bahman yang paling bergelora."
Hossein, pengguna lainnya, menilai, "22 Bahman adalah referendum spiritual bangsa Iran untuk kesetiaan kepada Revolusi Islam. Kehadiran sadar masyarakat di 22 Bahman merupakan respons gamblang terhadap para pembenci revolusi."
Zahra dalam pesannya menegaskan bahwa Iran kembali menciptakan epik pada peringatan ke-47 kemenangan revolusi. Kehadiran agung rakyat menjadi dokumen hidup keberlangsungan cinta dan loyalitas terhadap cita-cita luhur sistem Republik Islam Iran.
Negin, aktivis X lainnya, memaknai kehadiran masyarakat di pawai 22 Bahman mengandung pesan, "Jiwa kami menjadi tebusan bagi Pemimpin Imam Khamenei dan revolusi tercinta kami."
Naser menyebut pawai 22 Bahman sebagai latihan persatuan dalam skala nasional. Latihan yang membangun keamanan berkelanjutan.
Mohammad Ali mendeskripsikan kehadiran luar biasa masyarakat dalam pawai 22 Bahman bukan sekadar pertunjukan loyalitas terhadap cita-cita, melainkan perwujudan kebanggaan sebuah bangsa. Bangsa yang dengan setiap langkah dan setiap teriakan, menunjukkan kewibawaan, iman, dan cintanya kepada Iran kepada dunia.
Mehri juga mengatakan, "Pawai 22 Bahman dengan kehadiran masyarakat di seluruh Iran berlangsung megah dan epik lain tercipta. Semoga kehadiran heroik ini telah membangunkan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, dari tidur kelalaiannya."
Nastaran, wanita Iran lainnya, menulis di X, "Pawai tahun ini adalah suara dukungan bagi kaum tertindas dunia dan keyakinan bahwa tiada kezaliman yang tak berbalas. 22 Bahman adalah berdiri di sisi kebenaran, dan ini berkah dari tanah ini, tanah Iran."
Pengguna lain bernama Safarzadeh berkata kepada Trump, "Kehadiran jutaan masyarakat di kota-kota Iran pada peringatan kemenangan Revolusi Islam membuktikan bahwa seluruh rakyat Iran yang terhormat berdiri dengan kewibawaan di belakang pemimpin dan negara mereka. Jadi Trump! Hati-hatilah agar tak terjerumus ke dalam kesalahan."
Eskandar Nematzadeh juga menegaskan, "Kehidupan politik Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Rezim Israel, menuju ke ujung tanduk. Kehadiran jutaan rakyat Iran dalam pawai 22 Bahman telah mengguncang kalkulasi Tel Aviv dan Washington terkait Iran."(sl)