Bujet AS Gagal di Senat
https://parstoday.ir/id/news/world-i185368-bujet_as_gagal_di_senat
ParsToday - Senator Partai Demokrat menolak rancangan undang-undang anggaran yang dirancang untuk mendanai Kementerian Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, sehingga mendorong lembaga tersebut ke ambang penutupan.
(last modified 2026-02-13T07:32:11+00:00 )
Feb 13, 2026 14:29 Asia/Jakarta
  • Anggaran AS gagal diratifikasi di Senat
    Anggaran AS gagal diratifikasi di Senat

ParsToday - Senator Partai Demokrat menolak rancangan undang-undang anggaran yang dirancang untuk mendanai Kementerian Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, sehingga mendorong lembaga tersebut ke ambang penutupan.

Rancangan undang-undang yang diajukan untuk pemungutan suara pada Kamis, 12 Februari 2026 itu tidak memuat pembatasan baru apa pun terkait penegakan hukum migrasi. Meskipun Partai Republik berupaya mengesahkan RUU versi DPR guna menjamin pendanaan kementerian hingga September mendatang, Partai Demokrat bersikeras memberlakukan pembatasan terhadap kewenangan petugas imigrasi federal.

RUU dengan tingkat pembatasan jauh di bawah tuntutan Partai Demokrat itu gagal meraih 60 suara sebagaimana dipersyaratkan.

Para senator Demokrat menyatakan pernyataan Tom Homan, pejabat perbatasan pemerintahan Trump, mengenai keluarnya petugas imigrasi dari Minnesota dan penghentian penindasan terhadap imigran di wilayah tersebut, tidak cukup untuk mengubah sikap mereka.

Pemimpin Minoritas Senat, Chuck Schumer, menegaskan bahwa tindakan yang menyimpang tidak dapat diselesaikan melalui perintah eksekutif. "Tanpa legislasi, apa yang dinyatakan hari ini dapat dibatalkan besok berdasarkan keputusan presiden," ujarnya.

Apabila pendanaan terputus, Kementerian Keamanan Dalam Negeri akan ditutup pada Sabtu pagi. Ini akan menjadi penutupan ketiga dalam lima bulan terakhir akibat kebuntuan di Kongres.

Pemimpin Mayoritas Senat, John Thune, mendesak pengesahan anggaran sementara dan menyebut proposal pemerintah sebagai langkah yang masuk akal dan beritikad baik. Namun Partai Demokrat bersikeras bahwa tanpa pembatasan hukum terhadap taktik petugas federal dalam operasi deportasi, mereka bahkan tidak akan menyetujui pendanaan sementara.

Pada awal Januari 2025, Renee Good, warga negara Amerika, tewas ditembak oleh seorang petugas imigrasi. Beberapa pekan kemudian, Alex Pretti yang dihentikan petugas ICE akhir pekan lalu juga tewas akibat tembakan langsung. Kematian Pretti memicu gelombang protes lokal dan reaksi publik di seluruh Amerika, serta mengundang kritik dari legislator kedua partai.(sl)