Analis CIA: Radar Hancur, Iran Membutakan Mata Militer Amerika
-
Radar Amerika di kawasan
Pars Today – Lorie Johnson, mantan analis CIA menyinggung serangan Iran terhadap Amerika Serikat di kawasan, dan mengatakan, “Dengan menghancurkan radar-radar Amerika di kawasan, mata militer negara ini menjadi buta.
Menurut laporan Pars Today, Lorie Johnson, mantan analis CIA, menyatakan dalam video yang dipublikasikan di YouTube, “Iran memiliki kemampuan militer dan strategis yang luas dalam menghadapi Amerika Serikat dan Israel, sehingga rencana militer kedua negara mengalami kegagalan.
Johnson menambahkan, “Serangan Iran sebagai balasan atas serangan Amerika dan Israel telah mengubah secara mendasar perimbangan militer di kawasan. Tidak ada yang menyangka Iran dapat menonaktifkan lima radar canggih Amerika di wilayah tersebut.”
“Penargetan radar‑radar Amerika membuat Amerika dan Israel menjadi buta. Sebelumnya Israel menerima peringatan dini 30 menit sebelum rudal mencapai wilayahnya, tetapi kini waktu peringatan berkurang menjadi satu menit, akibatnya Israel memiliki waktu yang sangat singkat untuk mempersiapkan diri menghadapi ancaman,” ujarnya.
Sekaitan dengan tingkat keberhasilan serangan Amerika-Israel, ia mengatakan, “Jika tujuan dari serangan Amerika dan Israel adalah untuk memengaruhi sejumlah besar warga Iran, maka harus dikatakan bahwa lebih dari 80 persen warga Iran tinggal di berbagai wilayah negara yang luas ini, sementara warga Israel berada dalam kesulitan besar. Karenanya mereka mengirimkan sinyal yang menunjukkan keinginan untuk gencatan senjata.”
Johnson juga mengingatkan tentang kehadiran militer Amerika di kawasan, “Washington sebelumnya mengira dapat mempertahankan pangkalan-pangkalan mereka di Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab, tetapi mengingat serangan Iran yang semakin meningkat, hal ini menjadi tidak mungkin.”(sl)