Produksi Udang Budidaya Iran Melonjak 37 Persen
https://parstoday.ir/id/news/iran-i185886-produksi_udang_budidaya_iran_melonjak_37_persen
Produksi udang budidaya Iran, dengan pertumbuhan 37 persen dan melampaui 62.000 ton, mencapai rekor baru berkat pengendalian penyakit yang efektif dan pelaksanaan program-program kesehatan.
(last modified 2026-02-22T05:57:53+00:00 )
Feb 22, 2026 12:56 Asia/Jakarta
  • Produksi Udang Budidaya Iran Melonjak 37 Persen

Produksi udang budidaya Iran, dengan pertumbuhan 37 persen dan melampaui 62.000 ton, mencapai rekor baru berkat pengendalian penyakit yang efektif dan pelaksanaan program-program kesehatan.

Kepala Kantor Manajemen Kesehatan dan Pengendalian Penyakit Organisasi Kedokteran Hewan Iran mengumumkan bahwa produksi udang budidaya Iran pada tahun 1404 H (2025-2026) dengan peningkatan 37 persen dibandingkan tahun lalu mencapai lebih dari 62.000 ton.

Pertumbuhan ini, menurutnya, adalah hasil dari pelaksanaan pedoman kesehatan yang akurat, pengambilan sampel rutin, dan pengendalian penyakit yang efektif di pusat-pusat pembenihan dan tambak budidaya.

Reza Asadi, merujuk pada tantangan tahun lalu di bidang akuakultur, menegaskan bahwa dengan perencanaan khusus dan memanfaatkan pendapat para ahli, industri akuakultur Iran melewati tahun yang cemerlang. Ia menyebut industri akuakultur sebagai salah satu sektor strategis ekonomi Iran dan menambahkan bahwa peningkatan produksi tercatat di semua provinsi penghasil udang.

Berdasarkan laporan ini, lebih dari 30.000 ton produksi udang budidaya berasal dari Provinsi Bushehr, yang memantapkan posisi terdepannya. Juga di Provinsi Khuzestan, Golestan, dan Sistan-Baluchestan, panen udang dilakukan tanpa munculnya penyakit. Di Provinsi Bushehr dan Hormozgan, untuk tahun ketiga berturut-turut, penyakit bintik putih tidak terdeteksi di tambak, dan fokus penyakit lainnya berkurang antara 45 hingga 60 persen.

Penurunan Penyakit dan Penghematan EkonomiKepala Kantor Manajemen Kesehatan dan Pengendalian Penyakit Organisasi Kedokteran Hewan Iran mengumumkan bahwa di sektor ikan air dingin, air hangat, dan sturgeon, juga tercatat penurunan fokus penyakit sebesar 35 persen, yang menghasilkan penghematan ekonomi sekitar 6 triliun Rial (setara 60 juta dolar AS).

Asadi, dengan menekankan perlunya pembangunan berkelanjutan di akuakultur, mengatakan, "Mengingat keterbatasan sumber daya air, bergerak menuju sistem modern dan sirkuit tertutup dapat menjadi landasan bagi lapangan kerja berkelanjutan dan penguatan ekonomi Iran." Ia menyatakan harapan bahwa dengan berlanjutnya program kesehatan dan partisipasi sektor swasta, tren peningkatan produksi udang budidaya Iran akan berlanjut pada tahun depan.(PH)