Parlemen Iran: Era Ancaman dan Pemerasan Telah Berlalu
https://parstoday.ir/id/news/iran-i185994-parlemen_iran_era_ancaman_dan_pemerasan_telah_berlalu
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, dengan menekankan kesiapan menyeluruh Iran untuk membela kepentingan nasional, menyarankan pihak Amerika untuk memanfaatkan peluang negosiasi guna menjaga kredibilitas mereka sendiri.
(last modified 2026-02-23T09:54:56+00:00 )
Feb 23, 2026 16:51 Asia/Jakarta
  • Parlemen Iran: Era Ancaman dan Pemerasan Telah Berlalu

Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, dengan menekankan kesiapan menyeluruh Iran untuk membela kepentingan nasional, menyarankan pihak Amerika untuk memanfaatkan peluang negosiasi guna menjaga kredibilitas mereka sendiri.

Ebrahim Azizi, Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, merujuk pada ancaman terbaru Amerika Serikat dan konsentrasi persenjataan militer negara itu di kawasan, menegaskan bahwa Republik Islam Iran selalu menetralisir ancaman dengan memanfaatkan seluruh kapasitas nasional dan rakyat.

Ia menegaskan, "Ancaman Amerika, jika dioperasionalkan, pasti akan menghadapi reaksi tegas dari angkatan bersenjata Republik Islam Iran, karena saat ini angkatan bersenjata Iran berada pada puncak kesiapan."

Azizi, merujuk pada perilaku ganda Amerika yang mengundang negosiasi di saat bersamaan dengan ancaman militer, menegaskan, "Perilaku ganda ini tidak akan menyebabkan Republik Islam Iran mengorbankan nilai-nilai dan kepentingan nasionalnya serta memberikan konsesi kepada Amerika. Era ancaman, paksaan, dan pemerasan telah berlalu, dan Iran Islam saat ini lebih siap dari sebelumnya untuk menjaga keutuhan teritorial negara."

Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, dengan menekankan bahwa bangsa Iran telah membuktikan dalam 47 tahun terakhir tidak takut pada ancaman, menyatakan, "Pihak Amerika harus memahami bahasa hormat terhadap bangsa Iran, karena Iran akan membalas hormat dengan hormat, tetapi dalam menghadapi ancaman juga telah terbukti bertindak tegas."(PH)