Meski Ada Gencatan Senjata, Zionis Tetap Ketakutan!
-
Warga Zionis
Pars Today – Sebuah media Zionis menulis bahwa meskipun gencatan senjata telah diberlakukan antara rezim Zionis dan poros perlawanan yang dipimpin Iran, warga Zionis yang tinggal di wilayah pendudukan tidak merasa aman.
Menurut laporan Kantor Berita Mehr, surat kabar Zionis The Times of Israel dalam sebuah laporan tentang kondisi psikologis dan sosial warga Zionis selama masa gencatan senjata sementara dengan Iran menulis: "Meskipun ada gencatan senjata yang rapuh di berbagai front, termasuk Gaza, Lebanon, dan Iran, ancaman perang masih terlihat di cakrawala, dan hal ini menyebabkan warga Israel berada dalam status 'penangguhan permanen'."
Media Zionis ini menambahkan: "Para psikolog menggambarkan situasi ini sebagai semacam 'trauma kolektif yang berkelanjutan', di mana orang tidak memiliki kesempatan yang diperlukan untuk pemulihan psikologis, karena ancaman terus-menerus dimulai dan berhenti. Reaksi sehari-hari seperti ketakutan akan suara mesin (kendaraan) atau peringatan rudal menunjukkan bahwa tubuh dan pikiran orang masih tetap dalam keadaan siaga."
The Times of Israel menulis: "Meskipun kehidupan sampai batas tertentu telah kembali normal, rasa aman yang sebenarnya tidak ada. Banyak daerah masih terpapar bahaya, dan kemungkinan dimulainya kembali perang di Gaza, Lebanon, atau Iran masih tinggi."
Media Zionis ini tentang konsekuensi perang gesekan (perang atrisi) terhadap kondisi psikologis warga Zionis, menambahkan: "Situasi jangka panjang ini telah menyebabkan kelelahan psikologis, keputusasaan, dan penurunan energi sosial."
The Times of Israel memperingatkan bahwa siklus 'tidak perang, tidak damai' ini dapat mengakibatkan erosi mental dan psikologis bagi massa warga Israel. (MF)