Akrami Nia: Hormatilah Iran, karena Iran Tidak dapat Dikepung
https://parstoday.ir/id/news/iran-i190160-akrami_nia_hormatilah_iran_karena_iran_tidak_dapat_dikepung
Pars Today - Juru Bicara Militer Republik Islam Iran mengatakan: "Satu-satunya jalan bagi musuh adalah menghormati bangsa Iran dan mematuhi hak-hak sah Republik Islam Iran."
(last modified 2026-05-19T12:35:14+00:00 )
May 19, 2026 19:33 Asia/Jakarta
  • Jubir Militer Iran, Brigjen. Akrami Nia
    Jubir Militer Iran, Brigjen. Akrami Nia

Pars Today - Juru Bicara Militer Republik Islam Iran mengatakan: "Satu-satunya jalan bagi musuh adalah menghormati bangsa Iran dan mematuhi hak-hak sah Republik Islam Iran."

 

Menurut laporan Pars Today, Brigadir Jenderal Akrami Nia, Juru Bicara Militer Republik Islam Iran, dalam pertemuan rakyat di Bundaran Vali Asr (AS) Tehran, merujuk pada pentingnya kehadiran penuh semangat rakyat di jalan-jalan, menyatakan: "Kehadiran rakyat dalam pertemuan-pertemuan malam di seluruh negeri merupakan faktor penting dalam menggagalkan rencana musuh, dan pada saat yang sama merupakan salah satu faktor utama untuk meningkatkan dan memperkuat moral serta motivasi angkatan bersenjata Republik Islam Iran."

 

Brigadir Jenderal Akrami Nia selanjutnya menyebut tujuan utama musuh adalah "memecah belah" Iran dan menegaskan: "Musuh, dengan membunuh Panglima Tertinggi (Pemimpin Revolusi) dan para komandan tinggi angkatan bersenjata Iran, membayangkan bahwa mereka dapat menjatuhkan sistem Republik Islam Iran sesuai imajinasi mereka, dan pada akhirnya mencapai tujuan utama mereka, yaitu memecah belah Iran. Tetapi rakyat Iran yang berwawasan dan revolusioner bangkit, dan dengan kehadiran epik mereka di jalan-jalan menyebabkan kekalahan musuh dan penguatan kemampuan angkatan bersenjata."

 

Ia selanjutnya, seraya memberikan laporan tentang tindakan membanggakan angkatan bersenjata Iran, terutama militer Iran yang perkasa, kepada masyarakat umum, merujuk pada kesiapan militer dan menekankan: "Militer Republik Islam Iran menganggap masa gencatan senjata sebagai masa perang dan telah menggunakan kesempatan ini untuk memperkuat kemampuan tempurnya."

 

Ia selanjutnya menyapa musuh-musuh Iran Islam dan menyatakan: "Republik Islam Iran tidak dapat dikepung atau dikalahkan. Jika musuh melakukan kebodohan dan sekali lagi terjerat dalam perangkap Zionis dan melakukan agresi lain terhadap Iran yang kami cintai, kami akan membuka front-front baru melawan mereka dengan alat-alat dan metode-metode baru."

 

Brigadir Jenderal Akrami Nia di akhir, dengan menekankan penguasaan angkatan bersenjata Iran atas Selat Hormuz dan tidak dapat dikembalikannya situasi selat ini ke masa lalu, mencatat: "Satu-satunya jalan bagi musuh adalah menghormati bangsa Iran dan mematuhi hak-hak sah Republik Islam Iran." (MF)