Peringatan Tehran: Negara yang Bantu Agresi AS, Ikut Bertanggung Jawab
https://parstoday.ir/id/news/iran-i191326-peringatan_tehran_negara_yang_bantu_agresi_as_ikut_bertanggung_jawab
Pars Today - Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengutuk kejahatan terbaru "rezim teroris" Amerika Serikat dalam agresi besar-besaran terhadap Iran.
(last modified 2026-06-11T15:49:39+00:00 )
Jun 11, 2026 22:48 Asia/Jakarta
  • Gedung Kementerian Luar Negeri Iran
    Gedung Kementerian Luar Negeri Iran

Pars Today - Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengutuk kejahatan terbaru "rezim teroris" Amerika Serikat dalam agresi besar-besaran terhadap Iran.

Melansir IRNA, 11 Juni 2026, ParsToday melaporkan bahwa Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, dengan mengeluarkan pernyataan resmi, mengutuk keras kejahatan "rezim teroris" AS dalam agresi besar-besaran terhadap Iran pada Kamis (11/6) malam, dan menegaskan bahwa tanggung jawab atas konsekuensi yang sangat berbahaya dari "pembakaran api" ini berada di pundak pemerintahan AS.

Dalam pernyataan tersebut dinyatakan, "Serangan ilegal dan kriminal AS dalam beberapa jam terakhir, selain merupakan pelanggaran berat terhadap Piagam PBB dan aturan fundamental hukum internasional tentang penghormatan terhadap kedaulatan nasional dan integritas teritorial negara-negara, juga secara praktis membuat gencatan senjata tanggal 8 April 2025 menjadi tidak bermakna."

Pernyataan ini menambahkan, "Di sisi lain, terus digunakannya wilayah dan fasilitas sejumlah negara kawasan oleh 'tentara teroris' AS untuk mempersiapkan dan melaksanakan operasi agresif terhadap Iran, telah menempatkan negara-negara tersebut di samping pihak-pihak yang agresif. Republik Islam Iran, dengan mengingatkan secara tegas kewajiban hukum dan moral semua negara kawasan untuk mencegah penggunaan wilayah, fasilitas, dan sumber daya mereka oleh 'tentara teroris' AS dalam melakukan kejahatan agresi terhadap Iran, menegaskan tekadnya untuk menetralisir asal dan sumber serangan agresif terhadap Iran dalam rangka melaksanakan hak alami untuk membela diri terhadap agresi militer AS dan sekutunya."

Dalam pernyataan tersebut dinyatakan, "Republik Islam Iran mengingatkan tanggung jawab bersama semua negara anggota PBB untuk secara tegas menentang pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip dan tujuan fundamental Piagam PBB oleh AS dan rezim Zionis. Tanpa keraguan, diam dan tidak bertindak dalam menghadapi pelanggaran hukum dan arogansi AS dan rezim Zionis akan semakin mendorong dunia menuju kekacauan dan ketidakamanan. "

Di akhir pernyataan ini dinyatakan, "Republik Islam Iran mengingatkan kewajiban hukum Dewan Keamanan PBB dan masing-masing anggotanya untuk menjalankan tanggung jawab Dewan ini terhadap perdamaian dan keamanan internasional. Ia juga menekankan tanggung jawab hukum dan moral Sekretaris Jenderal PBB di hadapan nurani umat manusia dan opini publik internasional untuk menyatakan realitas yang ada secara eksplisit. Mengeluarkan pernyataan-pernyataan umum dan ambigu, dalam situasi di mana tidak ada keraguan sedikit pun tentang sifat agresif tindakan AS dan rezim Zionis, tidak dapat dianggap sebagai tindakan yang bertanggung jawab, dan hanya akan mendorong pihak-pihak agresor untuk terus melanggar hukum dan semakin melanggar prinsip-prinsip fundamental Piagam PBB serta hukum internasional."(Sail)