Alumni Sharif Sabet Medali Abacus, Bukti Kejayaan Ilmu Komputer Iran
-
Shayan Oveis Gharan, lulusan Fakultas Teknik Komputer Universitas Teknologi Sharif
Pars Today - Shayan Oveis Gharan, salah satu lulusan Fakultas Teknik Komputer, dengan meraih Medali Abacus 2026 dari Persatuan Matematika Internasional (IMU), masuk dalam jajaran peneliti muda ilmu komputer paling terkemuka di dunia.
Sebagaimana dilaporkan ISNA, Sabtu, 25 Juli 2026, Shayan Oveis Gharan, lulusan Fakultas Teknik Komputer Universitas Teknologi Sharif, dalam Kongres Matematikawan Internasional (ICM 2026) yang digelar di Philadelphia, Amerika Serikat, berhasil meraih Medali Abacus 2026 dari IMU, salah satu penghargaan paling bergengsi di dunia dalam bidang ilmu komputer teoretis.
Peneliti terkemuka ini menyelesaikan studi sarjananya di Fakultas Teknik Komputer Universitas Teknologi Sharif, kemudian melanjutkan studi pascasarjana di Universitas Stanford, dan pada tahun 2013 meraih gelar doktor di bidang ilmu komputer di bawah bimbingan Dr. Amin Saberi, seorang alumni Universitas Sharif. Ia kini menjadi guru besar di Universitas Washington. Sebelumnya, ia juga meraih medali emas sebagai anggota tim nasional Iran dalam Olimpiade Komputer Internasional (IOI) pada tahun 2004.
Komite pemberian Medali Abacus menyebutkan alasan pemilihan Oveis Gharan adalah serangkaian pencapaian fundamental di bidang algoritma, teori graf, dan ilmu komputer teoretis, penelitian-penelitian yang, dengan memanfaatkan alat-alat matematika canggih, telah membuka cakrawala baru dalam analisis algoritma dan mengembangkan batas-batas bidang ini melampaui kerangka klasik.
Di antara pencapaian ilmiahnya yang paling menonjol adalah pengenalan metode-metode baru untuk solusi aproksimasi dari masalah terkenal "Travelling Salesman Problem" (TSP), salah satu masalah optimasi paling fundamental yang telah membingungkan para peneliti ilmu komputer selama beberapa dekade. Ia dan rekan-rekannya, dengan memperkenalkan algoritma inovatif, berhasil melampaui batas kinerja algoritma klasik Christofides yang telah bertahan hampir lima dekade, sebuah pencapaian yang dianggap sebagai salah satu kemajuan terpenting dalam beberapa tahun terakhir dalam teori algoritma.
Penelitian Oveis Gharan juga memainkan peran penting dalam pengembangan algoritma sampling berbasis Markov Chain Monte Carlo (MCMC), pembuktian dugaan Mihăilescu–Vâjâitu, dan penyajian versi terkuat yang terbukti dari dugaan Mason dengan menggunakan konsep "independensi spektral", pencapaian-pencapaian yang oleh Komite Medali Abacus ditekankan sebagai contoh penting dari pengaruh ilmiahnya.
Berdasarkan pengumuman Universitas Teknologi Sharif, medali ini, yang diberikan kepada peneliti muda dengan pencapaian transformatif, dianggap sebagai penghargaan internasional paling bergengsi dalam ilmu komputer dan merupakan kelanjutan dari Hadiah Nevanlinna yang prestisius.(Sail)