Medvedev: Blokir "Rassvet" Berarti Perang Luar Angkasa Total
-
Dmitry Medvedev, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia
Pars Today - Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia memperingatkan bahwa setiap upaya Amerika untuk memblokir jaringan satelit baru negaranya bernama "Rassvet" atas permintaan Ukraina, akan berarti dimulainya "perang luar angkasa total".
Melansir ISNA, Minggu, 04 Oktober 2026, Dmitry Medvedev dengan menerbitkan tulisan peringatan di kanal Telegramnya dengan merujuk pada kepadatan peralatan luar angkasa negara-negara dunia mengatakan, "Luar angkasa adalah tempat yang sangat padat, kita harus bersikap sopan satu sama lain."
Ia dengan menyatakan berharap orang-orang Amerika memahami realitas ini, menambahkan, "Jika tidak, satelit orbit rendah Starlink mereka akan berjatuhan seperti hiasan pohon Natal kering."
Peringatan Medvedev muncul setelah Volodymyr Zelenskyy, Presiden Ukraina, pada hari Sabtu (3/10) kepada harian Financial Times mengatakan bahwa ia meminta Donald Trump, Presiden Amerika, untuk menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan Rusia dan Tiongkok yang terlibat dalam pengembangan jaringan satelit pesaing untuk jaringan Amerika Starlink.
Zelenskyy mengklaim bahwa Tiongkok membantu Rusia dalam pengembangan teknologi ini dan Rassvet mungkin beroperasi hingga "akhir tahun ini atau awal tahun depan".
Ia dengan klaim bahwa Tiongkok bekerja pada satelit dan mempertimbangkan kemungkinan membantu Rusia mengembangkan sistem serupa Starlink, memperingatkan bahwa kemampuan ini dapat meningkatkan akurasi serangan udara Rusia.
Berdasarkan laporan ini, Rusia meluncurkan satelit jaringan Rassvet pada bulan Maret dan Juli ke orbit pada ketinggian sekitar 800 kilometer dari Bumi.
Vladimir Putin, Presiden Rusia, sebelumnya menegaskan bahwa Rassvet yang berarti "fajar" atau "matahari terbit", secara teknis setara dengan Starlink, jaringan satelit milik perusahaan SpaceX Elon Musk.
Jaringan internet berkecepatan tinggi Rusia dijadwalkan mulai beroperasi tahun depan.
“Dmitry Medvedev, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, memperingatkan bahwa upaya AS memblokir jaringan satelit baru Rusia Rassvet atas permintaan Ukraina akan berarti ‘perang luar angkasa total’. Di kanal Telegram, ia menyatakan luar angkasa sangat padat dan ‘kita harus bersikap sopan satu sama lain’; jika AS tidak memahami realitas ini, ‘satelit orbit rendah Starlink mereka akan berjatuhan seperti hiasan pohon Natal kering’."(Sail)