Danegaptide: Harapan Baru Pengobatan Retinopati Diabetik Tanpa Suntikan
https://parstoday.ir/id/news/world-i198012-danegaptide_harapan_baru_pengobatan_retinopati_diabetik_tanpa_suntikan
Pars Today - Penelitian baru menunjukkan obat oral bernama danegaptide dapat mengobati kerusakan mata akibat diabetes sebelum menjadi ireversibel dengan melindungi sawar pertahanan retina. Obat ini dalam uji awal telah aman dan menunjukkan tanda-tanda awal efektivitas.
(last modified 2026-10-05T04:52:15+00:00 )
Okt 05, 2026 11:50 Asia/Jakarta
  • Obat baru untuk pengobatan mata diabetik
    Obat baru untuk pengobatan mata diabetik

Pars Today - Penelitian baru menunjukkan obat oral bernama danegaptide dapat mengobati kerusakan mata akibat diabetes sebelum menjadi ireversibel dengan melindungi sawar pertahanan retina. Obat ini dalam uji awal telah aman dan menunjukkan tanda-tanda awal efektivitas.

Melansir IRNA, Senin, 05 Oktober 2026, situs TechDaily dalam sebuah laporan menulis:

Bagi jutaan penderita diabetes, pengobatan kerusakan mata yang mengancam penglihatan berarti menunggu hingga penglihatan mulai hilang; pada tahap itu dokter harus melakukan suntikan rutin obat anti-faktor pertumbuhan endotel vaskular/Anti-VEGF (obat yang menghentikan pertumbuhan pembuluh darah abnormal) langsung ke mata.

Obat-obat ini memblokir protein yang berperan dalam pertumbuhan dan kebocoran pembuluh darah, tetapi kebutuhan akan suntikan berulang dan invasif membuat pengobatan sebelum kerusakan ireversibel menjadi tidak mungkin. Kini peneliti telah menunjukkan obat oral bernama danegaptide (Danegaptide) dapat suatu hari menggantikan atau melengkapi suntikan ini.

Penelitian baru ini berfokus pada retinopati diabetik non-proliferatif (NPDR); penyakit ini adalah bentuk kerusakan diabetik paling umum pada retina (jaringan sensitif cahaya di belakang mata). Retinopati diabetik memengaruhi hampir 30 persen penderita diabetes. Retinopati diabetik non-proliferatif merupakan mayoritas mutlak dari kasus ini dan diperkirakan menyerang puluhan juta orang di seluruh dunia. Sekitar sepertiga orang dewasa penderita diabetes dalam hidupnya mengalami semacam retinopati diabetik dan penyakit ini tetap menjadi salah satu penyebab utama kebutaan pada orang dewasa usia kerja.

Melindungi Sawar Retina dalam Model Praklinis

Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Science Translational Medicine, peneliti Trinity College Dublin dan perusahaan Breye Therapeutics, menguji danegaptide dalam model praklinis penyakit di mana efektivitasnya sebanding dengan terapi suntikan. Pemberian obat ini dengan cepat mengurangi kebocoran dari pembuluh darah retina dan mengatasi pembengkakan retina (edema). Obat ini juga mencegah kerusakan sawar darah-retina bagian dalam; sawar ini mengatur apa yang masuk dari aliran darah ke jaringan retina.

Profesor Matthew Campbell, profesor genetika pembuluh darah saraf di Trinity College Dublin dan penulis senior artikel ini mengatakan, "Pengelolaan penyakit mata diabetes sebelum terjadinya kerusakan ireversibel, lama terbatas karena beban berat suntikan invasif."

Ia menambahkan, "Temuan kami menunjukkan satu pil oral sederhana dapat secara efektif menargetkan dan memperbaiki sawar darah-retina bagian dalam. Hal ini menawarkan jalur preventif dan non-invasif yang dapat melindungi penglihatan kedua mata secara bersamaan, jauh sebelum penurunan penglihatan yang parah."

Perbaikan Awal Retina; Manfaat Jangka Panjang Belum Jelas

Dalam uji klinis awal fase 1b (tahap di mana keamanan obat diperiksa) pada 24 pasien dengan retinopati diabetik non-proliferatif, danegaptide oral aman dan dapat ditoleransi dan 55 persen peserta menunjukkan tanda-tanda awal aktivitas biologis. Tanda-tanda ini mencakup penurunan signifikan kebocoran retina, penurunan ketebalan area sentral retina, dan hilangnya kista berisi cairan di jaringan retina.

Temuan pada manusia merupakan tanda awal bahwa obat ini mungkin memengaruhi perubahan retina pada retinopati diabetik non-proliferatif, sementara perbandingan dengan terapi suntikan diperoleh dari model praklinis. Kelompok penelitian menuntut uji fase 2 (tahap di mana efektivitas obat diperiksa) yang lebih besar untuk mengkaji apakah hasil awal berubah menjadi manfaat yang berkelanjutan.

Dr. Pete Adamson, Direktur Ilmiah perusahaan Breye Therapeutics menambahkan, "Data studi ini menegaskan transformasi besar dalam perawatan retina. Dengan membuktikan bahwa pengobatan oral seperti danegaptide dapat secara langsung melindungi sawar darah-retina bagian dalam, kami membuka pintu bagi intervensi dini dan non-invasif untuk retinopati diabetik non-proliferatif. Hasil fase 1b yang sukses memberikan dasar yang sangat kuat untuk uji klinis fase 2 yang lebih besar guna menilai efektivitas jangka panjang."

"Penelitian baru menunjukkan obat oral danegaptide dapat mengobati kerusakan mata akibat diabetes sebelum ireversibel dengan melindungi sawar pertahanan retina. Studi di Science Translational Medicine oleh Trinity College Dublin & Breye Therapeutics menguji danegaptide pada model praklinis NPDR (retinopati diabetik non-proliferatif); efektivitas sebanding dengan terapi suntikan. Obat cepat mengurangi kebocoran pembuluh darah retina, mengatasi edema retina, dan mencegah kerusakan sawar darah-retina bagian dalam."(Sail)