Iran Masuk Jajaran Negara Penguasa Terapi Sel dan Kanker
Pars Today – Iran dengan penguasaan pengetahuan teknis di bidang terapi sel telah berhasil meraih pencapaian dalam pengobatan kanker.
Menurut laporan Pars Today yang dikutip dari Kantor Berita Fars (FNA), penguasaan Iran atas teknologi ini terwujud dalam kondisi di mana terapi sel karena sifatnya yang kompleks dan biaya tinggi untuk pengelolaan pengobatan, merupakan bagian dari keamanan biologis dan kekuatan nasional negara-negara. Negara-negara yang memiliki teknologi ini, selain menguasai pasar obat-obatan canggih, juga tidak bergantung pada pihak lain dalam krisis biologis.
Dari transplantasi sumsum tulang hingga kedokteran regeneratif
Jalur terapi sel di dunia dimulai pada tahun 1969 dengan transplantasi sumsum tulang pertama yang berhasil untuk pasien penderita kanker darah. Dengan meluasnya penelitian dan penguasaan pengetahuan kultur sel punca (sel-sel yang belum berdiferensiasi yang memiliki kemampuan untuk berubah menjadi berbagai jenis sel tubuh dan menggantikan jaringan yang rusak), bidang ini melampaui pengobatan kanker darah dan sekarang digunakan dalam pengobatan defisiensi imun, luka bakar berat, dan penyakit genetik.
Pengembangan teknologi ini bukan sekadar pengetahuan teoretis; melainkan bergantung pada infrastruktur, fasilitas khusus, dan pengawasan yang cermat. Ketidakmampuan mengendalikan sel dengan benar dapat menyebabkan proliferasi yang tidak terkendali dan risiko pembentukan tumor atau menimbulkan reaksi imun tubuh penerima.
Namun, Iran telah berhasil dengan melewati tahap-tahap penelitian, membawa pengetahuan terapi sel ke tahap produksi dan aplikasi medis yang telah menciptakan kapasitas-kapasitas baru untuk masa depan kedokteran Iran. (MF)