Ghalibaf: Iran-Tiongkok akan Jadi Poros Blok Regional Baru
-
Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Majelis Syura Islami Iran
Pars Today - Ketua Majelis Syura Islami Iran menyebut Republik Islam Iran dan China sebagai poros blok-blok baru di kawasan.
Melansir Pars Today dari IRIB News Agency, 17 Juni 2026, Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Majelis Syura Islami Iran, pada hari Rabu (17/6) dalam "Forum Konsultasi Perwakilan Khusus Urusan Tiongkok dengan Kamar Dagang Iran" di Tehran, dengan menyatakan bahwa posisi Tiongkok bagi Iran adalah unik, dan mengatakan, "Tiongkok bukan hanya pelanggan atau mitra dagang kami, melainkan kami adalah mitra sejati dan strategis, dan sudah pasti Iran dan Tiongkok akan menjadi poros blok-blok baru regional."
Ghalibaf menambahkan, "Kami membutuhkan penciptaan sistem keuangan, perancangan mekanisme logistik, transportasi, dan infrastruktur antara Iran dan Tiongkok."
Posisi Iran di Panggung Global
Ia, dengan menekankan posisi Republik Islam Iran hari ini di panggung global, mengatakan, "Saya percaya bahwa Iran-Islami, hari ini bahkan lebih dibandingkan hari-hari awal kemenangan Revolusi, telah lebih dikenal di dunia, dan dunia setelah 47 tahun telah menyaksikan Iran yang berbeda."
Ketua Majelis Syura Islami Iran ini menambahkan, "Namun hari ini kami menyaksikan kemuliaan, wibawa, dan posisi berbeda Republik Islam Iran di tengah bangsa-bangsa dan pemerintahan-pemerintahan."
Ghalibaf juga mengatakan, "Rakyat Iran telah mengalahkan kekuatan-kekuatan militer besar dunia, yaitu Amerika dan rezim Zionis."
Pernyataan Ghalibaf ini menyingkap visi geopolitik yang jelas: Iran tidak melihat Tiongkok sebagai sekadar "alternatif" karena sanksi Barat, tetapi sebagai mitra strategis jangka panjang untuk membangun tatanan regional baru. Frasa "poros blok-blok baru regional" adalah sinyal bahwa Iran sedang memposisikan diri bukan sebagai negara yang terisolasi, tetapi sebagai pemain kunci dalam pergeseran kekuatan global. Dan yang menarik: ia menekankan kebutuhan "sistem keuangan" dan "mekanisme logistik" — ini adalah referensi halus terhadap upaya membangun mekanisme yang bisa bypass sistem dolar dan sanksi Barat. Dalam satu pernyataan, Ghalibaf sedang berkata: "Kami tidak hanya bertahan dari sanksi — kami sedang membangun sistem baru yang tidak membutuhkan izin siapa pun."(Sail)