"Kami Siap 100% Hadapi Musuh": Panglima AD Artesh Iran Tegaskan Kesiapan Penuh
-
Brigjen Ali Jahanshahi, Panglima Angkatan Darat Artesh Republik Islam Iran
Pars Today - Panglima Angkatan Darat Artesh Republik Islam Iran menyatakan bahwa perlengkapan unit-unit dengan sistem, peralatan, persenjataan, amunisi, dan peningkatan kemampuan tempur pasukan terus dilakukan.
Melansir IRNA, 23 Juni 2026, Pars Today melaporkan bahwa Brigjen Ali Jahanshahi, Panglima Angkatan Darat Artesh Republik Islam Iran, dalam pertemuan dengan wartawan, merujuk pada kunjungan lapangannya ke unit-unit yang ditempatkan di tenggara Iran, mengatakan:
"Unit-unit ini memiliki semangat dan motivasi yang sangat kuat dan optimal. Dengan semangat pengorbanan, dedikasi, dan sikap tidak mementingkan diri sendiri, mereka menjalankan misi-misi mereka. Di semua wilayah ini, pasukan kami hadir dengan kewaspadaan penuh dan kesiapan tinggi."
Brigjen Jahanshahi menegaskan, "Angkatan bersenjata telah mengikat janji dengan rakyat tercinta Iran dengan darah mereka, dan mereka akan berdiri untuk membela negara sampai titik darah penghabisan. Membela keamanan, kemerdekaan, dan martabat Republik Islam Iran adalah tugas yang kami pegang teguh dengan segenap jiwa."
Di bagian lain pernyataannya, merujuk pada prioritas-prioritas Angkatan Darat Artesh Iran, ia menegaskan, "Prioritas terpenting kami adalah peningkatan berkelanjutan dari kemampuan tempur dan peningkatan kesiapan unit-unit. Karena itu, kami memanfaatkan kapasitas industri pertahanan, perusahaan-perusahaan berbasis pengetahuan, para elit Iran, dan lembaga-lembaga jihad swasembada di angkatan darat untuk mengembangkan kemampuan pertahanan."
Dengan menekankan perlunya mempertahankan kekuatan pertahanan Iran, ia menyatakan, "Pengalaman telah menunjukkan bahwa rezim Zionis dan sistem dominasi tidak dapat dipercaya. Oleh karena itu, kita harus selalu kuat, siap, dan waspada. Sebagaimana Pemimpin Syahid Revolusi selalu menekankan bahwa jika kita ingin musuh tidak berani menyerang negara, kita harus selalu kuat dan memperkuat kekuatan kita."
Pernyataan Jenderal Jahanshahi ini sejalan dengan narasi yang terus diulang oleh para pejabat Iran pasca-MoU: Iran tidak menurunkan kewaspadaan militernya. Ini adalah pesan yang ditujukan untuk audiens domestik (untuk meyakinkan mereka bahwa negara tidak "terlalu lunak" terhadap AS) dan untuk AS (sebagai peringatan bahwa Iran tidak akan lengah).(Sail)