Dubes Iran untuk PBB: Serangan Terbaru AS terhadap Iran Targetkan Infrastruktur Sipil
Duta Besar dan Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), setelah serangan baru yang disebut dilakukan Amerika Serikat terhadap Iran yang menargetkan infrastruktur sipil dan menyebabkan sejumlah warga Iran tewas, mengirimkan surat kepada Dewan Keamanan PBB dan Sekretaris Jenderal PBB.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Amir Saeid Iravani, Duta Besar dan Wakil Tetap Iran untuk PBB, dalam suratnya kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Presiden Dewan Keamanan pada hari Jumat menyatakan bahwa serangan Amerika Serikat terhadap Iran merupakan pelanggaran nyata terhadap Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB, prinsip-prinsip dasar kedaulatan dan integritas wilayah, serta larangan ancaman atau penggunaan kekuatan. Ia juga menyebut bahwa serangan berulang terhadap properti dan sasaran sipil, khususnya jaringan transportasi dan perkeretaapian yang vital, merupakan kejahatan perang.
Iravani menegaskan bahwa Amerika Serikat memikul tanggung jawab internasional penuh atas hilangnya nyawa, cedera yang dialami korban, kerusakan infrastruktur, kerusakan lingkungan, serta seluruh konsekuensi yang timbul akibat tindakan yang disebutnya melanggar hukum internasional.
Duta Besar Iran juga menyatakan bahwa pemerintah Republik Islam Iran kembali menegaskan bahwa berlanjutnya serangan militer yang dianggap ilegal tersebut merupakan ancaman serius dan mendesak terhadap perdamaian dan keamanan internasional, kebebasan pelayaran, stabilitas kawasan, serta keamanan Teluk Persia dan Selat Hormuz.
Iravani menyerukan agar Dewan Keamanan PBB segera menjalankan tanggung jawab utamanya dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional sesuai Piagam PBB, mengambil langkah-langkah yang cepat dan efektif untuk mengakhiri tindakan yang disebut sebagai agresi Amerika Serikat, serta memastikan adanya pertanggungjawaban atas pelanggaran-pelanggaran berat yang dituduhkan kepada Amerika Serikat.