Bagaimana Pesawat Nirawak Iran Menembus Lapisan Pertahanan Amerika Serikat?
https://parstoday.ir/id/news/iran-i193412-bagaimana_pesawat_nirawak_iran_menembus_lapisan_pertahanan_amerika_serikat
Jaringan berita Al Jazeera, dalam mengulas cara pesawat nirawak Iran menembus berbagai lapisan pertahanan udara Amerika Serikat di kawasan, menulis bahwa tewas dan terlukanya personel militer Amerika Serikat di Yordania dapat mengubah jalannya perkembangan perang.
(last modified 2026-07-20T03:46:23+00:00 )
Jul 20, 2026 10:41 Asia/Jakarta
  • Bagaimana Pesawat Nirawak Iran Menembus Lapisan Pertahanan Amerika Serikat?

Jaringan berita Al Jazeera, dalam mengulas cara pesawat nirawak Iran menembus berbagai lapisan pertahanan udara Amerika Serikat di kawasan, menulis bahwa tewas dan terlukanya personel militer Amerika Serikat di Yordania dapat mengubah jalannya perkembangan perang.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita Mehr, Al Jazeera menulis: Pernyataan Iran mengenai serangan rudal terhadap sebuah pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania, disertai konfirmasi dari Washington atas serangan tersebut serta pengumuman mengenai tewas dan terlukanya sejumlah personel militer Amerika Serikat, telah menimbulkan keraguan serius mengenai kemampuan sistem pertahanan udara canggih Amerika Serikat dalam mencegat rudal dan pesawat nirawak Iran.

Brigadir Jenderal Elias Hanna, pakar militer dan strategi kawasan, menjelaskan hakikat perkembangan tersebut. Ia menyatakan bahwa keberhasilan proyektil Iran mencapai sasaran menunjukkan kenyataan bahwa tidak ada jaringan pertahanan, betapapun canggihnya, yang mampu memberikan perlindungan seratus persen.

Hanna mengingatkan bahwa sebelumnya rudal-rudal Iran juga telah menyerang wilayah pendudukan, meskipun rezim tersebut memiliki sistem pertahanan udara canggih seperti Iron Dome dan sistem Arrow. Menurutnya, keberadaan sistem seperti THAAD dan Patriot di pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di kawasan tidak serta-merta dapat mencegah sebagian proyektil menembus pertahanan dan mencapai sasarannya.

Dalam analisanya, Hanna berpendapat bahwa peristiwa-peristiwa yang sedang berlangsung menunjukkan dimulainya tahap baru dalam saling memberikan tekanan antara Washington dan Teheran. Ia menjelaskan bahwa Amerika Serikat membangun strateginya berdasarkan peningkatan blokade maritim dan penambahan biaya ekonomi bagi Iran. Sebagai tanggapan, respons Iran bertumpu pada dua jalur yang berjalan secara paralel:

Mengganggu pelayaran di Selat Hormuz, yang berdampak pada ekonomi global dan negara-negara kawasan.

Memperluas cakupan geografis sasaran serangan, yang ditunjukkan dengan meluasnya serangan hingga mencapai wilayah Yordania.