Gema Rahmat dan Beethoven: Pesta Seni di Pelataran Teater Shahr Tehran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i195618-gema_rahmat_dan_beethoven_pesta_seni_di_pelataran_teater_shahr_tehran
Pars Today - Acara seni "Narasi Rahmat" (Revayat-e Rahmat), yang bertepatan dengan peringatan 1.500 tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW, akan digelar di pelataran kompleks Teater Shahr. Bersamaan dengan itu, konser Orkestra Pemuda "Paytakht", "Generasi Baru Musik Klasik", dan "Hamhameh" juga siap menyapa penonton.
(last modified 2026-08-26T05:26:19+00:00 )
Aug 26, 2026 12:17 Asia/Jakarta
  • Acara seni
    Acara seni "Narasi Rahmat" (Revayat-e Rahmat)

Pars Today - Acara seni "Narasi Rahmat" (Revayat-e Rahmat), yang bertepatan dengan peringatan 1.500 tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW, akan digelar di pelataran kompleks Teater Shahr. Bersamaan dengan itu, konser Orkestra Pemuda "Paytakht", "Generasi Baru Musik Klasik", dan "Hamhameh" juga siap menyapa penonton.

Dilaporkan oleh IRNA dari Hubungan Masyarakat Wakil Kementerian Seni, Kementerian Kebudayaan dan Bimbingan Islam, Rabu, 26 Agustus 2026, bertepatan dengan Pekan Persatuan dan peringatan 1.500 tahun kelahiran Nabi Agung Islam, Muhammad SAW, menyelenggarakan acara seni "Narasi Rahmat" di pelataran kompleks Teater Shahr Tehran.

Acara ini berlangsung dari Rabu hingga Sabtu (26-29 Agustus) pukul 19:30 hingga 21:30. Digelar melalui kolaborasi berbagai wakil kementerian, institusi, asosiasi, dan anak perusahaan Kementerian Kebudayaan dan Bimbingan Islam, Pemerintah Kota Distrik 11, Organisasi Percantikan Kota Tehran, serta Organisasi Seni Revolusi Islam di pelataran Teater Shahr.

Narasi Rahmat

Perpaduan Seni Jalanan dan Ritual

Penampilan grup "Daffafan" (para pemain rebana daf), pertunjukan Naqqali (seni bercerita tradisional), teater jalanan dan ritual, penampilan grup musik daerah serta tradisional, hingga lokakarya penciptaan seni rupa, meliputi lukisan, kaligrafi, iluminasi (tadzhib), dan seni konseptual, merupakan rangkaian dari acara seni "Narasi Rahmat" yang khusus dipersembahkan untuk memperingati 1.500 tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Acara penutupan akan digelar pada hari Sabtu (29/8) pukul 16:00 hingga 18:00 sore, dengan dihadiri oleh para duta besar negara-negara Muslim, perwakilan minoritas agama, seniman, serta tokoh budaya dan media di Aula Vahdat. Pada kesempatan ini, Orkestra Nasional di bawah arahan konduktor Homayoun Rahimian akan tampil, bersamaan dengan grup musik daerah "Sazineh".

Instrumen Orkestra Pemuda Ibu Kota Dilaras pada Nada Beethoven

Dilaporkan oleh Hubungan Masyarakat Yayasan Rudaki, Orkestra Pemuda "Paytakht" (Ibu Kota) di bawah arahan konduktor Mahmoudreza Mirsayafi, dengan solo piano oleh Amir Hamidieh, akan naik pentas pada hari Jumat (28/8) pukul 20:00 di Aula Rudaki.

Dalam konser ini, karya-karya dari repertoar musik klasik dan gubahan komposer terkemuka seperti Wolfgang Amadeus Mozart dan Ludwig van Beethoven akan dibawakan.

Manajemen artistik Orkestra Pemuda Paytakht dipegang oleh Shahram Tavakoli, sementara Sadaf Shahabi bertanggung jawab atas notasi musik dan urusan eksekutif. Desain poster untuk konser ini dikerjakan oleh Sara Shahab.

"Generasi Baru Musik Klasik" di Menara Azadi

Orkestra Akademik Ibu Kota, yang dikhususkan bagi para pemain berusia di bawah 15 tahun, bersama dengan Paduan Suara Anak dan Remaja Ibu Kota, akan tampil pada hari Rabu dan Kamis (26/27 Agustus) mulai pukul 19:30 di Aula Utama Menara Azadi.

Orkestra Akademik Paytakht (Ibu Kota)

Penampilan ini dipimpin oleh konduktor Mohammadhossein Ebrahimzadeh, dengan Katayoun Khaksar sebagai solois biola yang akan mengiringi Orkestra Akademik Paytakht. Kehadiran para musisi cilik dan remaja bersama paduan suara menjadikan program ini sebagai salah satu pertunjukan musik klasik yang sangat istimewa bagi generasi seniman masa depan.

Ghazal Salarbehzadi memimpin Paduan Suara Anak dan Remaja Ibu Kota, dengan Negin Vatani dan Ava Ahmadizadeh bertindak sebagai konduktor paduan suara dalam proyek ini. Manajemen artistik orkestra dipegang oleh Shahram Tavakoli, dan Sadaf Shahabi bertanggung jawab atas notasi serta urusan eksekutif. Desain poster dikerjakan oleh Sara Shahab.

Narasi "Hamhameh" di Pusat Kebudayaan Arasbaran

Konser grup musik "Parva" bertajuk "Hamhameh" (Gegap Gempita/Gumam), dengan komposisi Mohammadreza Azizi dan vokal oleh Seyyed Mohsen Hosseini, akan digelar pada hari Selasa (1/9) pukul 19:00 di Pusat Kebudayaan Arasbaran, Tehran.

Pertunjukan ini akan berpusat pada nyanyian Dashti, dan grup "Parva" akan membawakan karya-karya dari proyek musik "Hamhameh". Album musik "Hamhameh" juga dijadwalkan akan segera diluncurkan dan dirilis pada hari-hari ini.

Konser grup musik "Parva" bertajuk "Hamhameh"

Vokal untuk proyek ini dibawakan oleh Seyyed Mohsen Hosseini, sementara Mohammadreza Azizi bertindak sebagai komposer dan pemain tar, sekaligus memimpin arahan musik karya ini.

Para anggota grup "Parva" meliputi Behdad Kiafar (santur), Hossein Ruzbehani (tar), Omid Hayati dan Sahar Darvish (kamancheh), Mohammad Jouzi (oud), Anita Sadeghi (bam tar / bass tar), Mohammad Moshfegh dan Ali Abdi (ney), Hassan Azadefar (tombak / gendang piala), dan Samin Shariati (daf dan bendir).

Laporan ini bukti sempurna dari "Kedaulatan Budaya" Iran karena memuat:

Keseimbangan yang Indah: Di satu sisi ada peringatan 1500 tahun kelahiran Nabi dengan seni Naqqali dan Daf (akar tradisi dan spiritualitas). Di sisi lain, ada anak-anak di bawah 15 tahun yang memainkan Beethoven di Menara Azadi (penguasaan atas seni universal/Barat). Ini adalah wajah Iran yang tidak hanya "bertahan", tetapi juga "berkarya".

Diplomasi Budaya: Perhatikan bagian penutupan di Aula Vahdat yang mengundang para duta besar negara-negara Muslim dan perwakilan minoritas agama. Ini adalah soft diplomacy (diplomasi lunak) yang sangat elegan. Alih-alih berdebat dengan Barat melalui konferensi pers yang kaku, Iran mengundang dunia untuk mendengarkan Orkestra Nasional mereka.(Sail)