Krisis Amunisi AS Merambah Tel Aviv; Kontrak 12 Helikopter Apache Dibatalkan
https://parstoday.ir/id/news/world-i196828-krisis_amunisi_as_merambah_tel_aviv_kontrak_12_helikopter_apache_dibatalkan
Di tengah laporan mengenai kekurangan amunisi dan tekanan terhadap rantai pasokan persenjataan Amerika Serikat, sebuah media Zionis melaporkan penghentian sebuah kesepakatan keamanan penting antara Tel Aviv dan Washington serta penundaan pengiriman helikopter serang Apache kepada militer rezim tersebut.
(last modified 2026-09-15T10:12:18+00:00 )
Sep 15, 2026 17:09 Asia/Jakarta
  • Krisis Amunisi AS Merambah Tel Aviv; Kontrak 12 Helikopter Apache Dibatalkan

Di tengah laporan mengenai kekurangan amunisi dan tekanan terhadap rantai pasokan persenjataan Amerika Serikat, sebuah media Zionis melaporkan penghentian sebuah kesepakatan keamanan penting antara Tel Aviv dan Washington serta penundaan pengiriman helikopter serang Apache kepada militer rezim tersebut.

Menurut Pars Today, mengutip IRNA, bersamaan dengan publikasi laporan Pentagon mengenai kekurangan amunisi dan munculnya hambatan dalam rantai pasokan militer Amerika Serikat akibat perang agresi terhadap Iran, Channel 12 televisi rezim Zionis mengumumkan: Lini produksi 12 helikopter Apache di Boeing telah disiapkan untuk rezim Zionis, tetapi karena dana tidak dibayarkan dalam jangka waktu yang telah ditentukan, helikopter-helikopter tersebut akan dialihkan kepada pelanggan berikutnya.

Channel 12 Israel menulis bahwa jika tidak ada intervensi luar biasa untuk mempertahankan kontrak tersebut, helikopter-helikopter baru itu mungkin baru akan diterima oleh militer rezim Zionis dengan penundaan hingga tiga tahun.

Krisis anggaran militer rezim Zionis tidak terbatas pada pembelian helikopter. Channel Kan 11 sebelumnya melaporkan bahwa militer rezim Zionis sedang mempertimbangkan untuk menarik beberapa batalion tank dari operasi karena kekurangan anggaran yang parah dan ketidakmampuan menyediakan suku cadang.

Selain itu, perusahaan Elbit Systems akan menghentikan produksi beberapa jenis peluru yang digunakan tank Merkava, sementara kemungkinan penghentian lini produksi peluru artileri dan amunisi mortir juga telah mencuat.

Utang Miliaran Militer Israel kepada Industri Pertahanan

Krisis keuangan militer rezim Zionis semakin memburuk di tengah meningkatnya perselisihan antara lembaga-lembaga politik dan militer rezim tersebut mengenai peningkatan anggaran militer.

Berdasarkan laporan yang dipublikasikan, Kementerian Keuangan rezim Zionis belum memberikan persetujuan praktis terhadap peningkatan anggaran militer sebesar 40 miliar shekel (sekitar 13 miliar dolar) yang ditetapkan atas perintah Benjamin Netanyahu.

Seorang pejabat militer juga mengatakan kepada Channel Kan bahwa militer berutang lebih dari 15 miliar shekel kepada industri pertahanan dan bahwa kelanjutan situasi ini akan membatasi kemampuan militer untuk mempertahankan kesiapsiagaan serta melaksanakan operasi secara bersamaan di beberapa front.

Perkembangan ini terjadi ketika, berdasarkan laporan jaringan televisi Amerika NBC News, Inspektur Jenderal Departemen Perang Amerika Serikat (Pentagon) dalam laporan pertamanya mengenai perang terhadap Iran menyatakan bahwa perang dengan Iran telah menelan biaya sekitar 33,4 miliar dolar bagi Amerika Serikat. Dari jumlah tersebut, 22,3 miliar dolar terkait dengan amunisi, 3,7 miliar dolar terkait dengan peralatan yang hilang, dan 7,4 miliar dolar merupakan biaya lainnya.

Inspektur Jenderal Pentagon juga menyatakan bahwa konflik tersebut telah menyebabkan kekurangan amunisi di militer Amerika Serikat dan menciptakan hambatan dalam rantai pasokan.