Pejabat Senior Ansarullah: Ancaman Makkah dari Yaman adalah Dusta Basi
-
Hizam Al-Asad, anggota Biro Politik Gerakan Ansarullah Yaman
Pars Today - Hizam Al-Asad, anggota Biro Politik Gerakan Ansarullah Yaman, dalam sebuah pesan menegaskan bahwa klaim tentang ancaman penargetan Makkah Al-Mukarramah dari Yaman adalah dusta yang sebelumnya telah dikonsumsi dan sudah basi.
Melansir IRNA, Rabu, 16 September 2026, Al-Asad di akun media sosial X menulis, "Tidak ada lagi yang percaya dusta-dusta ini."
Anggota Biro Politik Gerakan Ansarullah Yaman ini menegaskan, "Jika kalian lelaki, berperanglah seperti lelaki."
Muhammad Al-Farrah, anggota Biro Politik Gerakan Ansarullah Yaman, sebelumnya dalam pernyataannya mengatakan, "Arab Saudi berada dalam kesulitan yang nyata, dan berlanjutnya agresi serta meminta bantuan dari pihak lain tidak akan menguntungkan negara ini."
Al-Farrah menambahkan, "Klaim tentang adanya bahaya penargetan Makkah Al-Mukarramah dari Yaman adalah dusta belaka."
Ia mengatakan, "Kami lebih mengkhawatirkan kesucian Islam daripada orang-orang yang menghadiahkan kain penutup Ka'bah kepada Jeffrey Epstein (miliarder Amerika yang terkenal buruk)."
Anggota Kantor Politik Gerakan Ansarullah Yaman menambahkan, "Arab Saudi berada dalam kesulitan yang nyata, dan untuk mengalihkan opini publik dari kekalahannya, ia memohon bantuan masyarakat internasional dan ingin memprovokasi umat Islam dengan dusta-dusta ini."
Al-Farrah mengatakan, "Satu-satunya solusi bagi Arab Saudi adalah menghentikan agresi, mengangkat blokade Yaman, membiarkan Yaman pada dirinya sendiri, dan membayar ganti rugi akibat pemaksaan bertahun-tahun perang dan kehancuran terhadap bangsa Yaman."
Anggota Biro Politik Gerakan Ansarullah Yaman melanjutkan, "Berlanjutnya agresi dan meminta bantuan dari pihak lain tidak akan menguntungkan Arab Saudi, dan siapa pun yang membuka gerbang perang dan konfrontasi, harus pula menerima tanggung jawab atas konsekuensinya."
Al-Farrah menegaskan, "Melanjutkan jalur ini akan membahayakan keamanan Arab Saudi serta infrastruktur vital dan minyaknya."
"Hizam Al-Asad, anggota Biro Politik Ansarullah Yaman, menegaskan bahwa klaim ancaman penargetan Makkah dari Yaman adalah 'dusta basi' yang tidak lagi dipercaya siapa pun. Ia menantang Saudi, 'Jika kalian lelaki, berperanglah seperti lelaki.' Muhammad Al-Farrah, anggota Biro Politik Ansarullah, juga menyebut klaim itu 'dusta belaka' dan menyatakan Ansarullah lebih mengkhawatirkan kesucian Islam daripada pihak yang menghadiahkan kain penutup Ka'bah kepada Jeffrey Epstein."(Sail)