The Intercept: Perang dengan Iran Bawa Militer AS di Ambang Keruntuhan
https://parstoday.ir/id/news/world-i196856-the_intercept_perang_dengan_iran_bawa_militer_as_di_ambang_keruntuhan
Pars Today - Media Amerika The Intercept dalam sebuah laporan, dengan merujuk pada kondisi angkatan perang teroris Amerika dalam perang agresif negaranya melawan Iran, menulis, "Tekanan akibat perang dengan Iran telah menekan kemampuan angkatan bersenjata Amerika secara berat, dan berlanjutnya situasi ini dapat menyebabkan keruntuhan atau gangguan serius pada kemampuan militer AS untuk melanjutkan perang secara efektif."
(last modified 2026-09-16T03:37:33+00:00 )
Sep 16, 2026 10:36 Asia/Jakarta
  • Tentara AS
    Tentara AS

Pars Today - Media Amerika The Intercept dalam sebuah laporan, dengan merujuk pada kondisi angkatan perang teroris Amerika dalam perang agresif negaranya melawan Iran, menulis, "Tekanan akibat perang dengan Iran telah menekan kemampuan angkatan bersenjata Amerika secara berat, dan berlanjutnya situasi ini dapat menyebabkan keruntuhan atau gangguan serius pada kemampuan militer AS untuk melanjutkan perang secara efektif."

Melansir IRNA, Rabu, 16 September 2026, dalam laporan The Intercept disebutkan, "Tekanan yang diberikan pada militer Amerika pada akhirnya dapat mengganggu kemampuan negara ini untuk melanjutkan operasi militer secara efektif."

Laporan ini, dengan merujuk pada fakta bahwa personel militer Amerika dalam konfrontasi dengan Iran menghadapi serangkaian masalah yang meningkat, menulis, "Di antara masalah-masalah ini adalah serangan terus-menerus Iran terhadap pangkalan dan kapal perang Amerika di kawasan, penurunan cadangan amunisi pertahanan udara, peningkatan korban, masalah terkait pemeliharaan kapal, penempatan pasukan jangka panjang, kerumitan logistik, dan penurunan moral personel militer Amerika."

Berdasarkan laporan ini, kumpulan tekanan ini memberikan beban berat pada pasukan Amerika, memengaruhi kesiapan militer mereka, dan memberikan tekanan berlipat pada anggaran Kementerian Perang Amerika (Pentagon), persoalan-persoalan yang bertentangan dengan pernyataan optimistis pemerintahan Trump tentang situasi perang dalam beberapa bulan terakhir.

The Intercept juga, dengan merujuk pada fakta bahwa saat ini lebih dari 6 bulan telah berlalu sejak dimulainya perang agresif Amerika Serikat melawan Iran dan tidak ada prospek yang jelas untuk mengakhirinya, menulis, "Sementara itu, Trump mengatakan perang ini akan berakhir pada awal April."

"The Intercept melaporkan bahwa perang agresif AS melawan Iran telah membawa militer AS ke ambang keruntuhan. Tekanan perang menekan kemampuan angkatan bersenjata AS secara berat, dan jika berlanjut dapat menyebabkan keruntuhan atau gangguan serius pada kemampuan militer AS. Masalah yang dihadapi meliputi: serangan terus-menerus Iran ke pangkalan & kapal perang AS, penurunan cadangan amunisi pertahanan udara, peningkatan korban, masalah pemeliharaan kapal, penempatan pasukan jangka panjang, kerumitan logistik, dan penurunan moral."(Sail)