Juru Bicara Artesh Iran: Amerika Tidak Berani Mendekati Selat Hormuz
https://parstoday.ir/id/news/iran-i198740-juru_bicara_artesh_iran_amerika_tidak_berani_mendekati_selat_hormuz
Pars Today – Juru Bicara Artesh Republik Islam Iran menyatakan: Amerika tidak berani mendekati Selat Hormuz dengan jarak lebih dari 500 kilometer dari pantai Iran.
(last modified 2026-10-16T12:45:47+00:00 )
Okt 16, 2026 19:44 Asia/Jakarta
  • Jubir Artesh Iran, Brigjen Akrami Nia
    Jubir Artesh Iran, Brigjen Akrami Nia

Pars Today – Juru Bicara Artesh Republik Islam Iran menyatakan: Amerika tidak berani mendekati Selat Hormuz dengan jarak lebih dari 500 kilometer dari pantai Iran.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita IRIB; Brigadir Jenderal Akrami-Nia, Juru Bicara Artesh Republik Islam Iran, mengabarkan tentang penguatan cakupan pertahanan udara Iran dibandingkan dua perang yang dipaksakan sebelumnya dan mengatakan: Pasukan bersenjata Iran memiliki kemampuan pertahanan udara yang lebih tinggi dibandingkan perang-perang yang dipaksakan kedua dan ketiga.

 

Brigadir Jenderal Akrami-Nia juga membicarakan tentang penyelenggaraan latihan bersama antara pasukan Artesh Iran dan Angkatan Udara-Antariksa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan menambahkan: Peralatan pertahanan udara dan taktik-taktik tempur yang diperbarui telah diuji dalam latihan-latihan ini.

 

Juru Bicara Artesh Iran juga menyarankan kepada pemilik kapal-kapal dagang bahwa untuk melintasi Selat Hormuz mereka harus berkoordinasi dengan pasukan bersenjata Iran dan mendapatkan izin dari lembaga pengelola jalur laut Teluk Persia.

 

Brigadir Jenderal Akrami-Nia menggambarkan intervensi dan kehadiran Amerika sebagai faktor ketidakamanan Selat Hormuz dan kerusakan ekonomi global, dan menilai satu-satunya jalan untuk mengembalikan stabilitas ke selat ini adalah pengusiran Amerika.

 

Juru Bicara Artesh Iran pada akhirnya mengatakan: Amerika tidak berani mendekati Selat Hormuz, mereka berada lebih dari 500 kilometer dari pantai Iran, dan bahkan dengan pelaksanaan rencana-rencana operasional yang kami miliki, Amerika dalam hari-hari mendatang akan pergi ke wilayah yang lebih jauh lagi. (MF)