Pejabat Militer Iran: Keamanan, Masalah Utama Dunia Modern
https://parstoday.ir/id/news/iran-i22930-pejabat_militer_iran_keamanan_masalah_utama_dunia_modern
Kepala Hubungan Internasional Staf Gabungan Militer Iran, Brigadir Jenderal Qadir Nezamipour menilai masalah utama yang dihadapi oleh pemerintah dan bangsa-bangsa di dunia modern adalah keamanan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 12, 2016 10:32 Asia/Jakarta
  • Pejabat Militer Iran: Keamanan, Masalah Utama Dunia Modern

Kepala Hubungan Internasional Staf Gabungan Militer Iran, Brigadir Jenderal Qadir Nezamipour menilai masalah utama yang dihadapi oleh pemerintah dan bangsa-bangsa di dunia modern adalah keamanan.

Berbicara pada Forum Internasional Keamanan dan Pertahanan Xiangshan ke-7 di Cina, Selasa (11/10/2016), Brigjend Nezamipour mengatakan keamanan dengan berbagai alasan terutama dengan perkembangan terorisme yang liar, telah menjadi sebuah impian.

"Pertempuran dan pertumpahan darah dengan berbagai bentuknya sedang terjadi di sejumlah daerah di dunia. Jelas bahwa pertemuan seperti ini di antara para pakar militer, panglima dan ahli dari kalangan sipil bisa berdampak signifikan terhadap pengembangan dialog perdamaian-keamanan di dunia," tambahnya.

Sayangnya, lanjut Brigjend Nezamipour, terorisme dalam bentuk negara dan non-negara telah menjadi sebuah mimpi buruk bagi bangsa-bangsa dan dari sisi lain, perlombaan senjata serta pengembangan senjata pemusnah massal telah meningkatkan ancaman dan bahaya bagi masyarakat dunia.

Ia lebih lanjut menyinggung kondisi rakyat Suriah, Irak dan Yaman, yang tewas di tangan orang-orang pengecut atau menjadi sasaran pemboman. Dalam hal ini, ia mengumumkan kepada para peserta pertemuan bahwa memerangi terorisme internasional baik takfiri maupun terorisme negara, membutuhkan tekad, akal kolektif dan niat yang tulus.

Forum Internasional Keamanan dan Pertahanan Xiangshan ke-7 dihadiri oleh lebih dari 500 pejabat pertahanan dan militer serta perwakilan dari para pakar dari 59 negara.

Pertemuan yang akan ditutup Rabu,12 Oktober ini fokus pada isu-isu seperti, peran angkatan bersenjata, respon terhadap ancaman baru di kawasan Asia-Pasifik melalui kerjasama, kolaborasi dalam bidang keamanan maritim dan upaya kontra-terorisme internasional. (RM)