Rahbar: Iran Tidak Khawatir dengan Hasil Pilpres AS
https://parstoday.ir/id/news/iran-i25927-rahbar_iran_tidak_khawatir_dengan_hasil_pilpres_as
Pemimpin Besar Revolusi Islam dalam pidato terbaru menyinggung hasil pemilu presiden Amerika Serikat baru-baru ini. Rahbar mengatakan, kami tidak memiliki penilaian apapun tentang pemilu ini, sebab Amerika adalah Amerika yang sama dan dalam 37 tahun lalu, masing-masing dua partai yang berkuasa tidak membawa kebaikan apapun dan kejahatan mereka selalu ditujukan kepada rakyat Republik Islam Iran.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 16, 2016 16:33 Asia/Jakarta
  • Rahbar: Iran Tidak Khawatir dengan Hasil Pilpres AS

Pemimpin Besar Revolusi Islam dalam pidato terbaru menyinggung hasil pemilu presiden Amerika Serikat baru-baru ini. Rahbar mengatakan, kami tidak memiliki penilaian apapun tentang pemilu ini, sebab Amerika adalah Amerika yang sama dan dalam 37 tahun lalu, masing-masing dua partai yang berkuasa tidak membawa kebaikan apapun dan kejahatan mereka selalu ditujukan kepada rakyat Republik Islam Iran.

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengungkapkan hal itu dalam pidatonya di hadapan ribuan warga Isfahan pada Rabu (16/11/2016) pagi.

 

"Tidak seperti beberapa dari mereka di dunia yang telah berduka atas hasil pemilu AS atau beberapa lainnya bahagia dan merayakan hasil pemilu Amerika, kami tidak berkabung atau bersuka cita, sebab, tidak ada perbedaan bagi kami, dan kami juga tidak memiliki kekhawatiran apapun serta dengan karunia Allah Swt, kami siap untuk menghadapi segala peristiwa yang mungkin terjadi," imbuhnya.

 

Menurut Ayatullah Khamenei, pemilu yang ditandai dengan gambaran yang tak menyenangkan mengenai situasi AS termasuk kemiskinan dan banyak masalah lain oleh Presiden terpilih Donald Trump mengungkapkan realitas masyarakat di negara ini.

 

"Orang yang terpilih sebagai Presiden AS selama kampanye pemilu mengatakan bahwa jika uang AS yang dihabiskan untuk perang dalam beberapa tahun terakhir digunakan untuk kepentingan internal negara ini, maka kami akan mampu membangun negara ini untuk kedua kalinya. Apakah orang-orang yang terpesona oleh titik imajisi itu memahami makna perkataan tersebut?" tanya Rahbar.

 

Rahbar juga menyinggung materi-materi yang disajikan dalam kampanye pemilu AS terkait kerusakan, kemiskinan dan persoalan besar lainnya di negara ini.

 

"AS dalam beberapa tahun terakhir telah menghabiskan uang (pajak) rakyat negara ini untuk menggelar berbagai perang keji yang telah menyebabkan pembantaian puluhan ribu warga sipil dan kehancuran infrastruktur di Afghanistan, Irak, Libya, Suriah dan Yaman," ujarnya.

 

Di bagian lain pidatonya, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menekankan bahwa realitas yang dijelaskan dalam kampanye pemilu AS adalah perkataan yang selalu dijelaskan dalam beberapa tahun ini, namun sebagian mereka tidak ingin menerimanya.

 

"Makna kepekaan adalah Anda menyadari bahwa Anda di hadapan siapa dan bagaimana orang itu berpikir tentang Anda dan jika Anda menutup mata, maka Anda pasti akan terkena pukulan," jelasnya.

 

Ayatullah Khamenei menegaskan, ketika politik, ekonomi, budaya dan mental para elit dan pejabat senior kuat, maka tidak akan ada bahaya yang mengancam negara.

 

Rahbar mengatakan, rakyat Iran terutama para pemuda harus melanjutkan semangat revolusioner, sebab, masalah utama negara bukan sebagian yang diperdebatkan dan kontroversi, namun menjaga semangat dan orientasi revolusi.

 

Ayatullah Khamenei menegaskan kembali seruannya untuk mengembangkan "Ekonomi Muqawama." Beliau juga meminta para pejabat negara untuk fokus pada kekuatan dalam negeri dan mengambil langkah-langkah serius guna meraih kemajuan ekonomi.

 

"Musuh telah memusatkan perhatian kepada perekonomian, karena mereka berpikir ekonomi adalah titik lemah kita," pungkasnya.  (RA)