Rouhani: Iran Sambut Kerjasama dengan Produsen Otomotif Dunia
Presiden Republik Islam Iran mengumumkan kesiapan Iran untuk bekerjasama dengan produsen otomotif dunia dan membuka peluang riset, produksi serta ekspor.
Hassan Rouhani, Presiden Iran, Selasa (1/3) menghadiri pameran industri mobil internasional di Tehran dan menegaskan bahwa penurunan harga kendaraan dan peningkatan kualitas produk-produk serta persaingan di bidang otomotif, dapat dilakukan.
Ia menuturkan, kebijakan pemerintah Iran adalah swastanisasi dan persaingan dalam industri otomotif dengan melimpahkannya kepada masyarakat.
Rouhani menjelaskan, jalan untuk kemajuan dan pertumbuhan industri mobil sudah terbuka di Iran.
"Kepuasan masyarakat Iran bagi pemerintah memiliki kedudukan spesial, oleh karena itu tidak ada satupun mobil yang dipaksakan untuk diproduksi dan dikonsumsi rakyat Iran," ujarnya.
Menurut Rouhani, perhatian terhadap lingkungan hidup harus menjadi prioritas dalam industri mobil.
"Iran untuk riset, produksi dan eskpor bersama, menyabut produsen-produsen otomotif dunia," imbuhnya.
Rouhani menambahkan, beberapa tahun sanksi ilegal dan menindas terhadap industri serta pertumbuhan Iran cukup mengganggu kemajuan negara ini.
Hal itu, katanya, perlu diumumkan kepada dunia dengan rasional bahwa masyarakat Iran mendambakan perdamaian, keamanan, kerjasama dan interaksi dengan masyarakat internasional.
Ia melanjutkan, sebuah negara yang tidak punya pemilu dan tidak menghargai suara rakyat, adalah negara yang tidak hidup.
Pameran industri otomotif internasional dibuka di Tehran, Senin (29/2) dengan dihadiri oleh 360 perusahaan mobil Iran dan 137 perusahaan asing dari 23 negara dunia. (HS)