Wakil Sekjen ISESCO: Mashhad Kota Istimewa
https://parstoday.ir/id/news/iran-i31771-wakil_sekjen_isesco_mashhad_kota_istimewa
Wakil Sekjen Organisasi Pendidikan, Saintifik dan Kebudayaan Islam, ISESCO Rabu malam (25/1) mengatakan, ISESCO memberikan penilaian tinggi kepada kota Mashhad sebagai ibu kota budaya dunia Islam.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jan 26, 2017 09:18 Asia/Jakarta
  • Wakil Sekjen ISESCO: Mashhad Kota Istimewa

Wakil Sekjen Organisasi Pendidikan, Saintifik dan Kebudayaan Islam, ISESCO Rabu malam (25/1) mengatakan, ISESCO memberikan penilaian tinggi kepada kota Mashhad sebagai ibu kota budaya dunia Islam.

"Mashhad tidak perlu dikenalkan, karena setiap muslim mengenali karakteristik istimewa dan kekhususan kota ini," ujar Amina Al-Hajri.

Menurutnya, kelebihan kota Mashhad terletak pada budayanya yang kaya, potensi khazanah bersejarahnya, dan perilaku warganya yang hangat, serta pengelolaan kota yang baik oleh pejabat daerah ini.

"Pembukaan acara 'Mashhad, ibu kota budaya dunia Islam' digelar dengan kualitas terbaik yang melampaui harapan," papar wakil sekjen ISESCO.

 "Keberadaan spirit maknawi, interaksi yang baik di antara masyarakat, dan kelayakannya membuat kritikan terhadap kota Mashhad tidak pada tempatnya," tegasnya.

Sebelum mengunjungi Mashhad, gambaran wakil sekjen ISESCO tentang kota di wilayah timur laut Iran ini hanya sekedar sebuah kota ziarah saja. 

"Dari kunjungan kali ini, kota [Mashhhad] ini melampaui ekspektasi," ungkapnya. 

Al-Hajri menilai tujuan utama dinobatkannya Mashhad sebagai ibu kota budaya di antara negara-negara Muslim untuk menciptakan atmosfir  kondusif dalam memperkuat dan memperkaya kebudayaan serta keyakinan dan pertumbuhan potensi budaya di bidang peradaban dan kebudayaan.

Acara peresmian Mashhad sebagai ibu kota budaya dunia Islam di tahun 2017 berlangsung hari Selasa (24/1) hingga Rabu dengan dihadiri 250 tokoh budaya dan politik dari 51 negara dunia, dan pejabat Iran yang digelar di kompleks Haram Imam Ridha.

ISESCO yang berada di bawah OKI setiap tahun memilih tiga kota dari negara-negara kawasan Afrika, Arab dan negara Muslim lainnya sebagai ibu kota budaya dunia Islam.

Tahun ini, Mashhad dinobatkan sebagai ibu kota budaya dunia Islam untuk kawasan Asia, selain regional Arab.(PH)