Menang Perang Narasi, Video Lego Iran Mengguncang Opini Publik Dunia
https://parstoday.ir/id/news/iran-i188622-menang_perang_narasi_video_lego_iran_mengguncang_opini_publik_dunia
Pars Today - Produksi video sukses para kreator Iran tentang agresi AS, perpecahan politik internal Amerika, dan ketidakmampuan militer AS melawan kekuatan Iran, telah menarik perhatian para analis dan pengamat internasional.
(last modified 2026-04-17T09:14:04+00:00 )
Apr 17, 2026 20:07 Asia/Jakarta
  • Video lego Iran
    Video lego Iran

Pars Today - Produksi video sukses para kreator Iran tentang agresi AS, perpecahan politik internal Amerika, dan ketidakmampuan militer AS melawan kekuatan Iran, telah menarik perhatian para analis dan pengamat internasional.

Senjata Baru Iran: Video Lego Berkualitas Tinggi

Melaporkan dari jaringan Al Jazeera, IRNA, Jumat, 17 April 2026, para analis mengatakan bahwa video-video viral karya kreator Iran, meskipun diproduksi dengan biaya rendah, memiliki kualitas tinggi. Video-video ini tidak hanya mengupas perpecahan politik di Amerika, tetapi juga menyadarkan dan memobilisasi khalayak global tentang sejarah panjang perang dan eksploitasi AS di seluruh dunia.

Beberapa kelompok produksi bergerak di bidang pembuatan video ini dengan berbagai tema terkait perang di kawasan dan situasi internal AS.

"Mereka Melewati Jalan Tol Informasi"

Fasi Zaka, komentator sosial yang tinggal di Islamabad, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kecemerlangan video Lego terletak pada bagaimana mereka membahas berbagai topik di tengah-tengah narasi informasi global yang selama beberapa dekade, berkat media Barat, telah diatur sedemikian rupa melawan Iran.

"Video-video ini adalah cara untuk melewati jalan tol informasi yang biasanya menghadang mereka di masa perang," jelas Zaka.

Ia menambahkan bahwa video-video ini, dengan fokus pada titik-titik lemah dalam politik domestik AS, seperti kasus Epstein, sungguh "cerdas".

Menggali Perpecahan Internal AS

"Mereka hanya menyebutnya 'rezim Epstein'. Itu adalah keretakan internal yang ingin mereka angkat kembali. Mereka juga menggunakan stereotip pemilu MAGA dan klaim bahwa AS tunduk pada kepentingan Israel," kata Zaka.

"Dengan cara mereka melakukannya, ini tampak menghibur, tetapi sebenarnya sangat cerdas."

Ada juga tingkat simbolisme yang lebih dalam, kata Zaka. Ia merujuk pada pemboman sekolah perempuan di Minab oleh AS pada hari pertama perang, yang menewaskan lebih dari 160 siswi Iran.

"Video Lego Iran Sangat Bagus"

Mark Owen Jones, profesor di Northwestern University di Qatar yang meneliti analisis media, juga mengatakan kepada Al Jazeera bahwa upaya Iran untuk memenangkan perang narasi adalah bagian penting dari strateginya.

"Langkah terbaik mereka adalah memiliki opini publik di pihak mereka, untuk menekan AS agar menghentikan ini semua. Permainan komunikasi di era ini adalah permainan di mana propaganda semacam ini yang akan menang," kata Jones.

"Pada akhirnya, video Lego Iran sangat bagus. Benar-benar dipikirkan dengan matang. Ada banyak detail di dalamnya. Ada sebuah narasi. Sementara propaganda AS, Anda tahu, hanya ledakan-ledakan dengan film-film Hollywood yang melintas di antaranya," pungkasnya.

Selama ini, Barat mendikte narasi dengan efek Hollywood dan panggung media megah. Namun Iran membuktikan bahwa perang narasi tidak selalu dimenangkan oleh anggaran besar, tetapi oleh kreativitas, detail, dan kemampuan menyentuh khalayak di tingkat akar rumput.

Dengan Lego dan animasi sederhana, Iran berhasil membongkar kemunafikan AS, dari sekolah yang dibom hingga jaringan Epstein, dan menyajikannya dengan cara yang menghibur sekaligus menggugah kesadaran.

Di era digital, siapa yang paling cerdas bercerita, dialah yang memenangkan hati publik. Dan saat ini, Iran unggul dalam permainan itu.(sl)