Iran Minta Turki Berhenti Campuri Urusan Tetangga
https://parstoday.ir/id/news/iran-i35070-iran_minta_turki_berhenti_campuri_urusan_tetangga
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi mengatakan, Turki –dengan melemparkan tudingan kepada pihak lain dan mengulangi klaim-klaim tak berdasar – ingin menjustifikasi kebijakan intervensif dan agresifnya terhadap negara-negara tetangganya.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 26, 2017 22:14 Asia/Jakarta
  • Iran Minta Turki Berhenti Campuri Urusan Tetangga

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi mengatakan, Turki –dengan melemparkan tudingan kepada pihak lain dan mengulangi klaim-klaim tak berdasar – ingin menjustifikasi kebijakan intervensif dan agresifnya terhadap negara-negara tetangganya.

Seperti dilansir IRNA, Qasemi dalam pernyataan hari Ahad (26/3/2017) menolak komentar yang tidak dapat diterima dan tidak bisa dibenarkan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan di Istanbul terhadap Tehran.

"Para pejabat Ankara sayangnya terus mengeluarkan statemen yang tidak berdasar dan intervensif terhadap para tetangganya. Mereka menjustifikasi kebijakan intervensifnya dengan cara menuding pihak lain," tambahnya.

Dia juga menolak pernyataan wakil perdana menteri Turki yang mengatakan bahwa gelombang baru tiga juta pengungsi dari negara-negara lain akan bergerak ke wilayah Turki dari Iran dan kemudian ke Eropa.

Iran, tegas Qasemi, sudah lebih dari 30 tahun menjamu jutaan pengungsi dari negara-negara tetangga dan Ankara harus belajar dari Tehran tentang bagaimana menerima jutaan pengungsi selama lebih dari tiga dekade dan tidak pernah mengangkat isu kemanusiaan ini untuk motif tertentu atau untuk menyudutkan negara lain.

Ia menyarankan para pejabat Ankara untuk tidak membawa-bawa isu kemanusiaan dalam perseteruan politik.

Jubir Deplu Iran mendesak para pejabat Turki untuk tidak melanggar kedaulatan nasional negara-negara tetangga dan menghormati tuntutan bangsa Suriah dan Irak.

"Republik Islam Iran menganggap penghormatan kedaulatan nasional dan integritas teritorial para tetangga sebagai opsi terbaik untuk memperkuat dan memperluas hubungan antar bangsa dan negara," ujarnya.

"Tehran juga menilai dialog konstruktif dengan para tetangga – daripada menuding pihak lain – sebagai cara terbaik untuk mempekokoh hubungan dengan mereka," pungkas Qasemi. (RM)