Rahbar Serukan Dunia Islam Ambil Posisi Jelas Terkait Yaman
-
Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran.
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menilai krisis di Yaman, Bahrain dan di negara-negara Muslim lainnya sebagai luka besar dalam tubuh dunia Islam.
"Dunia Islam harus secara jelas mendukung rakyat Yaman dan mengungkapkan berlepas tangan dari para tiran dan penindas yang menyerang rakyat negara ini di hari-hari bulan suci Ramadhan," kata Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei dalam khutbah Shalat Idul Fitri di Mushalla Besar Imam Khomeini di Tehran, ibukota Republik Islam Iran, Senin (26/6/2017).
Rahbar menambahkan, bangsa Iran bisa berada di balik gerakan besar ini dan mendukung rakyat Yaman, Bahrain dan Kashmir.
Ayatullah Khamenei lebih lanjut menjelaskan bahwa Iran telah secara jelas mengumumkan posisinya terhadap musuh dan lawannya.
Rahbar menegaskan, dunia Islam terutama para ulama, cendekiawan dan intelektual harus mengejar cara ini dan mengambil posisi yang jelas, bahkan jika para tiran (taghut) tidak puas atas posisi itu.
Di bagian lain khutbahnya, Ayatullah Khamenei menyinggung kesuksesan besar yang diraih oleh bangsa Iran.
Rahbar mengatakan, pawai besar Hari Quds di cuaca yang panas merupakan pekerjaan yang sangat besar dan bersejarah dan akan menjadi sebuah kebanggaan dalam sejarah bangsa Iran.
Hari Quds Sedunia tahun ini jatuh pada tanggal 23 Juni 2017 atau 28 Ramadhan 1438 H. Hari Jumat terakhir di bulan suci Ramadahan ditetapkan oleh Imam Khomeini ra, Pendiri Republik Islam Iran sebagai Hari Quds Sedunia. Penetapan ini sebagai bentuk dukungan kepada perjuangan bangsa Palestina melawan rezim Zionis Israel.
Pemimpin Besar Revolusi Islam juga menyebut penyelenggaraan pemilu yang sukses dan serangan kuat Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) terhadap musuh sebagai "cadangan nilai sosial" dan sumber kebanggaan dan harapan bangsa Iran.
Pemilu presiden Iran periode ke-12 dan pemilu Dewan Islam Kota dan Desa periode ke-5 telah digelar pada Jumat, 19 Mei 2017 (RA)