Zarif: Rakyat Iran Tidak akan Melupakan Kejahatan AS
-
Penembakan pesawat penumpang RII oleh kapal perang AS
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, bangsa Iran tidak akan pernah melupakan kejahatan Amerika Serikat.
Mohammad Javad Zarif menegaskan hal itu di hari peringatan penembakan pesawat penumpang Iran oleh kapal perang AS di atas perairan Teluk Persia.
Zarif di laman Twitter-nya menulis, pada 3 Juli 1988, kapal AS menembak jatuh IR655 dan menewaskan 290 warga sipil, dan kapten kapal ini dianugerahi medali karena telah membunuh orang tak berdosa.
Ia menegaskan, rakyat Iran tidak akan melupakan kejahatan tersebut.
Pada tanggal 3 Juli 1988, kapal perang AS, USS Vincennes menembakkan rudal ke arah pesawat penumpang Iran dengan nomor IR655 yang terbang di atas perairan Teluk Persia dari Bandar Abbas, selatan Iran menunju Dubai, Uni Emirat Arab.
Pesawat tersebut jatuh dan 290 penumpang dan awaknya gugur syahid, di mana di antara para korban terdapat 66 anak, 53 perempuan dan 46 warga asing.
Pasca insiden ini, para pejabat AS mengungkapkan alasan yang saling kontradiksi untuk menjustifikasi kejahatan yang tidak termaafkan ini.
Mengingat kapal perang USS Vincennes memiliki sistem radar dan komputer paling canggih, maka jenis pesawat yang akan ditembak pasti telah jelas dan kapal itu mampu mengidentifikasi dengan tepat pesawat yang sedang terbang. Oleh karena itu penembakan tersebut dilakukan atas dasar permusuhan. (RA)