Larijani: Iran Siap Hadapi Sanksi-sanksi Baru AS
https://parstoday.ir/id/news/iran-i41780-larijani_iran_siap_hadapi_sanksi_sanksi_baru_as
Ketua Parlemen Republik Islam Iran mengatakan, tujuan Amerika Serikat memberlakukan sanksi-sanksi baru terhadap Iran adalah untuk menciptakan kecemasan dan kekhawatiran di antara para investor asing sehingga mereka mengurungkan niatnya untuk berinvestasi di negara ini.
(last modified 2026-07-16T10:11:38+00:00 )
Jul 28, 2017 00:07 Asia/Jakarta
  • Ali Larijani, Ketua Parlemen RII
    Ali Larijani, Ketua Parlemen RII

Ketua Parlemen Republik Islam Iran mengatakan, tujuan Amerika Serikat memberlakukan sanksi-sanksi baru terhadap Iran adalah untuk menciptakan kecemasan dan kekhawatiran di antara para investor asing sehingga mereka mengurungkan niatnya untuk berinvestasi di negara ini.

Ali Larijani mengungkapkan hal itu dalam sebuah seminar di kota Gonabad, timur laut Iran, Kamis (27/7/2017) ketika menyinggung pengesahan sanksi-sanksi baru AS terhadap Tehran di DPR negara itu.

"Tujuan terpenting dari langkah tersebut adalah menciptakan kecemasan dan suasana psikologis untuk mencegah investasi asing di Republik Islam Iran," kata Larijani seperti dikutip IRNA.

Ia menambahkan, sanksi-sanksi AS bukan hal yang baru, namun itu adalah sanksi-sanksi sebelumnya yang disahkan oleh DPR negara itu atas perintah Donald Trump, Presiden baru AS.

"Sanksi terhadap para pejabat Republik Islam Iran dan Pasukan Garda Revolusi Islam (Pasdaran) hanya di atas kertas dan lebih kepada untuk kampanye, di mana para pemimpin AS berusaha untuk menunjukkan dirinya dengan cara ini," jelasnya.

Larijani lebih lanjut menyinggung peran penting dan berpengaruh Iran dalam perimbangan regional dan pemberantasan terorisme.

"Sanksi terhadap Republik Islam Iran tidak akan pernah menguntungkan AS, dan Tehran siap untuk menghadapi dan merespon sanksi-sanksi itu," pungkasnya.

Pada Selasa malam, DPR AS melanjutkan pendekatan konfrontatif terhadap Tehran dan Moskow dengan mengesahkan RUU sanksi baru terhadap Iran dan Rusia dengan dukungan suara setuju 419 orang, dan tiga orang menentang (RA)