Ratifikasi Terbaru DPR AS Tidak Pengaruhi Kontrak Pembelian Pesawat
-
Ali Abedzadeh, Ketua Organisasi Penerbangan Sipil Iran
Ketua Organisasi Penerbangan Sipil Republik Islam Iran (CAO.IRI) mengatakan, "Kontrak pembelian pesawat-pesawat baru Iran di tingkat dunia telah ditandatangani dan ratifikasi terbaru DPR AS soal larangan penjualan pesawat ke Iran tidak akan mempengaruhi pelaksanaan kontrak tersebut."
DPR Amerika hari Rabu (13/9) meratifikasi UU yang melarang penjualan pesawat komersil kepada Iran.
Ali Abedzadeh, Ketua CAO.IRI hari Jumat (15/9) kepada IRANA mengatakan, "Seluruh kontrak yang telah ditandatangani dengan perusahaan-perusahaan pembuat pesawat sesuai dengan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) dan kesepakatan Iran dengan masyarakat internasional telah diakui oleh PBB."
Lebih lanjut Abedzadeh menambahkan, "Semua perusahaan yang ada komitmen dengan kontrak yang telah ditandatangani dan harus melaksanakannya."
"Adanya sanksi zalim yang diterapkan terhadap Iran di masa lalu, ternyata industri pesawat Iran tetap berkembang," pungkasnya.
Organisasi Penerbangan Sipil Republik Islam Iran pasca pelaksanaan JCPOA di bulan Januari 2016 dan pembatalan sanksi, telah melakukan pembelian 260 pesawat dengan perusahaan Airbus, Boeing dan ATR. Hingga kini ada tujuh pesawat yang telah diserahterimakan kepada CAO.IRI.