Petinggi Militer Iran-Irak Bertemu Menyusul Referendum Kurdistan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i45039-petinggi_militer_iran_irak_bertemu_menyusul_referendum_kurdistan
Pejabat tinggi militer Iran dan Irak bertemu dan berunding menyusul referendum kontroversial di wilayah Kurdistan Irak.
(last modified 2026-07-29T04:05:44+00:00 )
Sep 28, 2017 09:13 Asia/Jakarta
  • konferensi pers Baqeri dan Al-Ghanmi
    konferensi pers Baqeri dan Al-Ghanmi

Pejabat tinggi militer Iran dan Irak bertemu dan berunding menyusul referendum kontroversial di wilayah Kurdistan Irak.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Baqeri, pada Rabu (27/9/2017) menerima rekannya dari Irak Mayjen Othman al-Ghanmi, yang tiba di Tehran memimpin sebuah delegasi militer sehari sebelumnya.

Isu terorisme, referendum kemerdekaan Kurdistan dan kepentingan kolektif termasuk di antara topik utama yang dibahas dalam pertemuan kedua pejabat tinggi militer itu.

Pada pertemuan tersebut, Baqeri memuji prestasi yang diperoleh tentara Irak dalam perang melawan teroris.

Dikatakannya, "Kami sangat senang bangsa Irak dan militer mencapai kemajuan besar dalam pertempuran melawan teroris dan telah menghancurkan para anasir Takfiri."

Di lain pihak, Mayjen Othman Al-Ghanmi, mengatakan bahwa Irak menjadi sasaran terorisme Takfiri, namun menambahkan bahwa sebagian besar wilayah yang dikuasai militan Takfiri telah dibebaskan.

Dia kembali menekankan bahwa Irak akan melanjutkan perjuangannya melawan terorisme sampai pemberantasannya.

Al-Ghanmi juga memuji dukungan penuh Iran untuk Irak, terutama di masa-masa sulit.

Secara terpisah pada hari yang sama, Baqeri bertemu dengan para pejabat militer dan politik senior Turki, di mana kedua belah pihak membahas berbagai isu, termasuk referendum Kurdistan di Irak.

Usai pertemuan itu, Baqeri mengatakan kepada wartawan bahwa Iran dan Turki khawatir referendum Kurdistan Irak dapat menyebabkan ketegangan baru negara Arab itu, yang akibatnya dapat mengancam negara-negara regional.