Iran, Rusia dan Turki Sepakati Pembentukan 12 Pos Pengawasan di Suriah
https://parstoday.ir/id/news/iran-i46428-iran_rusia_dan_turki_sepakati_pembentukan_12_pos_pengawasan_di_suriah
Hossein Jaberi Ansari, ketua delegasi Iran dalam perundingan damai Suriah di Astana, pada akhir putaran ketujuh perundingan tersebut menyatakan, kesepakatan yang tercapai antara tiga negara penjamin (Iran, Rusia dan Turki), adalah pembentukan 12 pos pengawasan di zona de-eskalasi di Idlib oleh ketiga negara itu.
(last modified 2026-07-29T04:05:44+00:00 )
Nov 01, 2017 08:31 Asia/Jakarta
  • Perundingan Astana
    Perundingan Astana

Hossein Jaberi Ansari, ketua delegasi Iran dalam perundingan damai Suriah di Astana, pada akhir putaran ketujuh perundingan tersebut menyatakan, kesepakatan yang tercapai antara tiga negara penjamin (Iran, Rusia dan Turki), adalah pembentukan 12 pos pengawasan di zona de-eskalasi di Idlib oleh ketiga negara itu.

Iran Rusia dan Turki pada bulan lalu, pada periode keempat perundingan damai Suriah di Astana, menyepakati pembentukan zona deeskalasi di empat wilayah Idlib, Aleppo barat laut Suriah, Hama dan di sebagian wilayah provinsi Latakia, barat negara itu.

Pembahasan soal zona de-eskalasi menjadi topik utama dalam putaran keenam dialog damai Suriah di Astana.

Menurut laporan IRNA, Hossein Jaberi Ansari ada Selasa 31 Oktober 2017, usai perundingan dua hari, kepada wartawan IRNA mengatakan, pada putaran ketujuh perundingan di Astana kami telah berhasil menyelesaikan sejumlah masalah yang diperselisihkan soal implementasi kesepakatan zona de-eskalasi khususnya di wilayah Idlib, Suriah. Dijelaskan bahwa semua pihak dalam perundingan harus komitmen terhadap kesepakatan tersebut, dan bahwa seluruh poin kesepakatan di dalamnya diimplementasikan seta disikapi secara proporsinal oleh semua pihak terkait.

Ansari menegaskan pembahasan masalah yang berkaitan dengan poin-poin pelanggaran kesepakatan zona de-eskalasi akan dilanjutkan dalam komite teknis bersama ketiga negara.

Ansari lebih lanjut menyinggung hasil hasil perundingan putaran ketujuh seraya menandaskan, di bidang isu-isu politik, delegasi perundingan Iran berhasil menetapkan konfrontasi efektif dengan terorisme sebagai isu kolektif ketiga negara dalam deklarasi akhir perundingan, serta menekankan pentingnya solusi politik krisis Suriah dan bahwa solusi militer tidak mampu menyelesaikan krisis tersebut.

Putaran ketujuh perundingan damai Suriah di Astana, Kazakhstan, digelar dengan dihadiri seluruh pihak terkait dan diakhiri dengan pembacaan deklarasi kolektif yang menekankan integritas kedaulatan Suriah, pemberantasan terorisme dan radikalisme. Perundingan tersebut berakhir pada Selasa malam.

Perundingan damai Suriah di Astana digelar atas usulan Republik Islam Iran, Rusia, dan Turki dengan tujuan penyelesaian politik krisis Suriah dan hingga kini telah digelar tujuh putaran.

Krisis di Suriah dimulai sejak tahun 2011 dengan serangan meluas kelompok teroris yang didukung Amerika Serikat dan sekutunya di kawasan termasuk Arab Saudi dan Turki, guna menggulingkan pemerintah sah Bashar al-Assad.