Khatib Jumat Tehran: Bangsa Iran Pantang Menyerah !
Khatib shalat Jumat Tehran menegaskan bangsa Iran tidak akan pernah bertekuk lutut menghadapi adidaya global.
Ayatollah Ahmad Khatami dalam khutbahnya yang disampaikan hari Jumat (25/3) menyinggung ancaman bakal capres AS terhadap Iran.
"Pemerintah AS adalah pelanggar janji dan satu-satunya jalan menghadapi adidya global adalah perlawanan, " ujar Khatib shalat Jumat Tehran.
"Berharap kepada Barat merupakan tindakan keliru. Sebab, AS senantiasa berbicara mengenai sanksi baru terhadap Iran, tegasnya.
Di bagian khutbahnya, Ayatollah Khatami menyinggung kejahatan rezim Zionis di kawasan, terutama Palestina.
"Rezim agresor ini, sebagaimana ditegaskan Rahbar, 25 tahun ke depan tidak akan ada kabarnya lagi," ujarnya.
Menyinggung aksi teroris di Brussels, Ayatollah Khatami mengungkapkan, Republik Islam Iran mengecam setiap aksi teroris di seluruh penjuru dunia.
Ayatollah Khatami mengkritik standar ganda Barat dalam masalah terorisme di Suriah dan Irak.
Pandangan ini menjadi bencana, sebab teroris menjadi bumerang bagi Barat sendiri.
Dalam khutbahnya, Ayatollah Khatami juga menyinggung penamaan tahun 1395 Hs sebagai "Tahun Ekonomi Muqawama: Aksi dan Amal" yang dicanangkan oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Udzma Sayid Ali Khamenei.
"Ekonomi muqawama adalah ekonomi Iran yang tangguh dari serangan musuh," ujar khatib Jumat Tehran.
Selain itu, ekonomi muqawama harus memenuhi kebutuhan bangsa dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Mengenai 12 Farvardin yang bertepatan dengan 31 Maret, yang diperingati sebagai hari Republik Islam Iran, Ayatullah Khatami menegaskan bahwa sistem Republik Islam sebagai simbol demokrasi religius. (PH)